Komisi IV DPRD Kaltim Terima Komisioner KPAI Samarinda

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Jumlah Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kalimantan Timur tergolong masih tinggi.

Hal ini dipicu oleh beberapa faktor salahkan satunya diantaranya semakin pesatnya perkembangan media sosial dikalangan pelajar dengan cara awal perkenalan via Facebook, Whatshapp danamon sejenisnya.

Menyoroti kasus demikian membuat Komisi Perlindungan Anak Indonesia Samarinda yang dipimpin oleh Aji Suwignyo memaparkan tingginya tingkat kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kaltim ini kepada Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub.

Ketua Komisi IV Rusman Yaqub menyambut baik kehadiran KPAI ini dengan pihaknya jadi tahu seberapa tinggi angka kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kaltim.

“Setelah mendengarkan pemaparan dari KPAI jika angka kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan masih tinggi, untuk itu kami dari Komisi IV mendesak agar Pemerintah Provinsi maupun Kota untuk selalu berperan aktif dengan mengambil langkah konkret, “ujar Rusman Yaqub usai memimpin rapat dengan KPAI, Senin (29/04/2019).

Rusman juga mengatakan jika permasalahan ini tidak bisa diselesaikan hanya satu institusi saja melainkan harus diselesaikan multi stakeholder terkait.

Hal senada juga diungkapkan oleh Komisioner KPAI Samarinda jika di Kaltim ini angka kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan masih sangat tinggi untuk itu pihaknya meminta dukungan sepenuhnya kepada Komisi IV DPRD Kaltim agar bisa memfasilitasi untuk berdialog dengan stakeholder terkait kedepannya.

“Ada empat Kota yang memang menjadi perhatian yakni Penajam Paser Utara, Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara. Na Kutai Kartanegara inilah yang paling tinggi angka kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan, “pungkas Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub kepada indcyber.com.

Dalam waktu dekat Komisi IV DPRD Kaltim akan mengundang Dinas Pendidikan Kaltim,Badan Pemberdayaan Perempuan Kaltim, Kepolisian, Kejaksaan serta stakeholder terkait guna membahas permasalahan kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kaltim ini. (advertorial /sp).

775 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *