Pemkab Kubar Melalui Dinkes Lakukan Baksos Operasi Katarak Massal.

Sekdakab-Kubar-Drs.-Yacob-Tullur-dan-Dr.-Umboh-Menjupai-Pasien-yang-Habis-Dioperasi

Sekdakab-Kubar-Drs.-Yacob-Tullur-dan-Dr.-Umboh-Menjupai-Pasien-yang-Habis-Dioperasi


Indcyber.com,SENDAWAR – Sebanyak 150 orang pasien yang mengikuti Bakti Sosial (Baksos) opearasi katarak dan 25 orang pasien Pteregium,  yang di gelar Pemkab Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Kesehatan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 26 – 28 Juni 2019, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU) Harapan Insan Sendawar (HIS).

Kegiatan tersebut ditutup langsung Sekdakab Kubar Drs, Yacob Tullur di Aula RSUD HIS pada Jumat (28/6/2019),

Bupati Kubar FX. Yapan SH, dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakab Drs. Yacob Tullur menyampaikan, bahwa melalui kegiatan Baksos operasi katarak ini dapat meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat Kubar yang tidak mampu.

Dikatakan Yacob tullur, bahwa senergitas dan jaringan agar terus dtingkatkan dan terus memampukan diri lebih proaktif dan inovatif  dalam melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas, agar program ini terus berjalan secara maksimal dan berdampak signifikan demi kesehatan seluruh masyarakat Kubar.

“ Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kubar  dapat mengimplementasikan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” kata Yacob Tullur.

Sementara itu kepala dinas kesehatan Dr. Ritawati Sinaga menuturkan bahwa  gangguan katarak di Indonesia diperkirakan sekitar 210.000 orang penderita baru katarak setiap tahunnya.

Ia membeberkan, kurang lebih 50 persen kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak, dan diperkirakan bahwa jumlah katarak di kabupaten Kubar mencapai lebih dari 2.500 orang.

“ Menurut data yang saya pegang, bahwa sejak 2011 pemkab Kubar telah menyelenggarakan operasi katarak gratis untuk masyarakat Kubar  sebanyak 7 kali hingga saat ini, dengan total pasien yang dioperasi 1.505 orang,” ujarnya.

Lanjutnya, jika kuota pada tahun 2019 ini hanya 150 orang pasien katarak dan 25 pasien pterigium, dengan harapan tahun depan akan lebih meningkat lagi.

Dr. Reinhard Arie Umboh  dari tim operator klinik mata Umboh Samarinda berpesan, agar semua pasien dapat menjaga baik – baik mata yang baru dioperasi, dan jangan sampai terinfeksi.

Salahsatu pasien dari kecamatan Penyinggahan mengatakan, dengan mengkikuti kegiatan operasi katarak ini,  merasa memiliki perubahan yang lebih baik pada matanya.

“ Saya sudah merasakan sakit ini sudah dua tahun,” katanya.

Lanjutnya, apabila nanti tahun depan ada kegiatan operasi katarak secara gratis lagi, ingin mengikuti giat operasi ini lagi, agar mata bisa melihat dengan jelas. (arf).

1,590 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *