Oltrad Ramaikan Festival Hudoq Cross Border Mahulu

Indcyber.com, MAHULU – Olahraga Tradisional (Oltrad) tidak pernah lepas dari kegiatan seni budaya di pedalaman, seperti halnya Festival Hudoq Cross Border 2019 di Mahakam Ulu (Mahulu), tetap diramaikan dengan Menyumpit, Begasing dan Belogo.

Guna melestarikan seni dan budaya di pedalaman Kalimantan, Oltrad selalu digelar disetiap pagelaran seni dan budaya di pedalaman Sungai Mahakam seperti yang digagas Pemkab Mahulu.

Salah seorang panitia Oltrad juga juri Philipus Polen Paran mengatakan, adapun jenis perlombaan pada Oltrad terdiri dari tiga, yaitu menyumpit, begasing dan belogo. “ Hari ini (Jumat,Red) hanya ada dua saja yang kami pertandingkan, menyumpit dan begasing. Sedangkan belogo, di mulai besok hari,” kata Philipus Polen Paran, di Halaman SDN 01, Dekat Lapangan Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, pada Jumat (25/10/2019).

Olahraga Tradisional (Oltrad) Menyumpit

Philipus menjelaskan, pertandingan ini di ikuti 5 kecamatan se-Mahulu, untuk pertandingan begasing sendiri di bagi menjadi 5 group, sedangkan satu group ada 5 orang anggota, dengan kategori penilaian masih memakai 5 – 10. Apabila yang beturai (pelempar gasing, Red) posisi nyala dan yang mukul mati mendapat 5 poin, apabila yang mukul hidup dan yang beturai mati akan mendapat 10 poin.“ Jika yang berturai keluar garis akan di dis, dan yang memukul mendapat 5 poin,” jelasnya.

Untuk  kategori menyumpit di bagi per regu, sedangkan satu regu terdiri dari tiga orang. Setiap kecamatan tidak dibatasi pesertanya yang mau mengikuti perlombaan menyumpit. “Sedangkan data yang masuk ke kami  hanya ada 5 regu putra dan putri,” ujarnya.

Dijelaskan Philipus Polen Paran dengan katagori penilaian sasaran terkecil nilainya 10 dan sasaran terbesar nilainya 1. Sedangkan untuk pertandingan belogo aka diselenggarakan pada Sabtu (26/10/2019) di tempat yang sama. (arf).

1,218 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *