Agiel Suwarno Siap Perjuangkan Segala Infrastruktur Hingga Pendidikan Masyarakat Berau, Kutim, Bontang

INDCYBER.COM, SAMARINDA – Politisi senior PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Timur, Agiel Suwarno resmi mengakhiri pengabdiannya selama 20 tahun (4 periode) sebagai Wakil Rakyat di Kutai Timur.

Senin (2/9/2019) pagi, Agiel Suwarno menyandang status baru sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2019-2024 setelah pengambilan sumpah janji.

Dikonfirmasi indcyber.com di ruang kerjanya usai rapat Paripurna ke 1, Ketua DPC PDI Perjuangan Kutim ini mengaku fokus perhatiannya kini lebih luas, mencakup Kaltim, khususnya Bontang, Kutim, dan Berau yang menjadi daerah pemilihannya.

“Mudah-mudahan saya sebagai wakil masyarakat dapil 6 bisa bekerja maksimal buat daerah kita. Kita ingin membantu pemprov Kaltim membangun infrastruktur di daerah itu menjadi lebih baik. Selama inikan banyak jalan-jalan yang menjadi wewenang provinsi itu masih tidak layak. Mudah-mudahan kedepan. isa mendapat perhatian lebih lagi,” ujar Agiel Suwarno.

Agiel menilai, pembangunan di Bontang, Kutim dan Berau masih terbilang tertinggal dari daerah lain.

“PDRB yang disumbangkan oleh Kutim, Bontang dan Berau itu besar lho ke pemerintah, tapi infrastruktur kita masih ketinggalan dari daerah lain,” imbuh Agiel.

Selanjutnya Agiel menambahkan akan memberikan perhatian lebih kepada dunia pendidikan, khususnya SMA yang menjadi kewenangan pemprov Kaltim.

“Banyak aspirasi guru-guru SMA disana yang minta sekolah-sekolah mereka juga menjadi perhatian karena itukan kewenangannya ada di Provinsi. Mudah-mudahan bisa dianggarkan dengan baik kedepannya, sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan didunia pendidikan kita,” tambah mantan wakil ketua DPRD Kutim ini.

Sektor pertanian dalam arti luas tak luput dari perhatian Agiel. Area yang luas, ditambah dengan ditariknya proses perininan ke pemerintah Kaltim, turut menimbulkan persoalan yang harus diselesaikan.

“Kita melihat masih ada perusahaan-perusahaan khususnya dibidang perkebunan, yang kewenangannya kini diambil provinsi, akan kita evaluasi ylang karena ada beberapa informasi yang kami dapat melakukan aktifitas diluar batas, seperti menebang hutan mangrove tanpa ijin, ini semua akan kita evaluasi,” pungkas Agiel Suwarno.

Agiel juga sangat berharap agar dirinya dapat duduk di Komisi III, tapi pada prinsipnya Agiel siap ditempatkan dimana saja sesuai perintah Partai. (sp)

 

 4,872 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *