Akibat Kabut Asap, Tidak Ada Penerbangan di Bandara Melalan Hari Rabu

Indcyber.com, SENDWAR – Maskapai penerbangan Xpress Air yang beroperasi di Bandara Melalan, Sendawar, Kutai Barat (Kubar), pada Rabu (04/9/2019) tidak ada penerbangan baik penerbangan jurusan Sendawar – Balik Papan, maupun Sendawar – Samarinda.

Penyebab tidak adanya penerbangan pada hari ini terkendala kabut asap yang menyelimuti angkasa, dengan jarak pandang yang tidak memungkinkan untuk pesawat lepas landas (take of)  maupun  pesawat yang mau mendarat (Landing).

Sumariyanto Kepala Bandara Melalan Kutai Barat

Hal ini dibenarkan oleh kepala bandara Melalan  Sendawar Sumaryanto saat ditemui media Indonesia Cyber di ruang kerjanya, bahwa jarak pandang kabut asap yang sangat tebal, sehingga penerbangan ditunda menunggu cuaca normal kembali.

Dikatakan Sumaryanto, pada pagi hari sekira pukul 08.00 wita, jarak pandang mencapai 700  hingga 1000 meter,  terus meningkat menjadi 1500 meter pada pukul 09.00 wita, dan ini berlangsung hingga pukul 13.30 wita masih 1500 meter, sekira pukul 14.00 wita ada informasi dari unit airnas bahwa cuaca sudah mulai naik menjadi 2000 hingga 2500 meter.

“ Akan tetapi persyaratan untuk penerbangan visual itu dikatakan clear bisa terbang dengan jarak pandang 5000 meter, ” kata Sumaryato.

Lanjutnya, maka dari itu pihak maskapai xpress air belum bisa terbang dengan alasan menunggu cuaca normal,  dan tidak boleh melanggar ketentuan yang ada.

Sumaryanto menuturkan bahwa akibat cuaca yang buruk yang disebabkan kebakaran hutan yang ada di Kubar ini, sehingga penerbangan xpress air tidak bisa terbang hingga menunggu cuaca membaik.

“ Sebenarnya penerbangan hari Selasa ini sebanyak dua kali Sendawar ke Balikpapan, dan  satu kali Sendawar ke Samarinda,” ujarnya.

Dihimbau kepada masyarakat Kubar agar lebih hati – hati saat membakar sampah atau semacamnya, dijaga jangan sampai ditinggalkan, karena kalau ditinggalkan bisa merambat kemana – mana apinya, sehingga banyak pihak yang dirugikan.

“ Masyarakat harus bersikap arif dalam melakukan sesuatu yang dapat merugikan orang lain,” harapnya. (arf)

 1,021 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *