Awal Desember Jembatan Mahakam IV Dilakukan Uji Beban

Indcyber.com, SAMARINDA – Proyek-proyek besar berskala multi years contrak ikut dibahas dalam rapat kerja Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dengan Komisi III DPRD Kaltim. Terutama pembangunan jembatan Mahakam IV yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat.

Menurut Kepala Dinas PUPR Kaltim, pihaknya berupaya merampungkan penyelesaian proyek Jembatan Mahakam IV. Sisa pekerjaan dengan tambahan anggaran proyek melalui APBD Perubahan sedang dilakukan.

Proyek yang dimulai pada tahun 2013 ini ditarget rampung dari sisi konstruksi dan selesai masa uji betonnya pada akhir November 2019 ini. Selanjutnya, akan dilakukan pengaspalan pada tanggal 1-3 Desember 2019. Usai pengaspalan, akan dilakukan uji beban pada tengah Desember mendatang.

“Akhir November ini selesai uji masa umur betonnya. Kemudian tanggal 1, 2, dan 3 nya itu pengaspalan. Selesai pengaspalan sekitar tanggal 4 Desember dilanjutkan dengan uji beban,” ujar Kadis PUPR Kaltim Muhammad Taufik Fauzi.

Soal kepastian Jembatan Mahakam IV bisa digunakan, Muhammad Taufik belum bisa memasang target, sebab masih menunggu hasil uji beban oleh Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

“Kita uji beban dulu, tunggu rekomendasinya apa. Insyaallah dua minggu setelah uji beban sudah ada hasilnya itu,” bebernya.

Untuk pengerjaan saat ini, kontraktor tengah menyelesaikan jalan pendekat di sisi Samarinda Seberang. Sementara PT Mitra Mandiri, menjadi pelaksana proyek pengaspalan dan pemasangan besi grider yang terus dikebut hingga awal Desember mendatang.

Sementara pihak DPRD kaltim melalui Ketua Komisi III, Hasanudin Masud mengatakan akan terus menekan pihak PUPR agar lebih maksimal dalam melaksanakan pekerjaan beberapa multi years contrak (MYC). Salah satunya yakni pembangunan jembatan kembar, jalan tol, Maloy, dll.

“Kita akan tekan terus pihak PUPR agar segera diselesaikan, ya kita tunggu akhir Desember karena memang janji mereka, kita harap tidak ada lagi maintenance lah,” tutupnya seusai rapat dengan Dinas PUPR di gedung D lantai 6, Karang Paci, Samarinda.(adv/sp)

 499 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *