Awal Oktober Jembatan Damai Positip di Bangun

Indcyber.com, SENDAWAR – Pembangunan jembatan yang menghubungkan kampung Damai Kota, dengan kampung Damai Sebrang, Muara Bomboy, Bengkiraq, Muara Nyaheng, Bermai dan Besiq, kecamatan Damai, kabupaten Kutai Barat (Kubar) positip akan mulai dibangun pada awal Oktober 2019, oleh pihak ketiga.

Hal ini disampaikan Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Stepanus diruang kerjanya kepada Indonesia Cyber,  Selasa (24/9/2019).

Dalam keterangannya Stepanus mengatakan bahwa progres dari jembatan itu sendiri baru final hari senin (23/9) kemarin, karena selama ini ada tiga kali perubahan lokasi jembatan, ini sudah alternatif ke tiga baru clear.

Dikatakan Stepanus bahwa alternatif pertama dan kedua ada kendala dari lima warga yang mempertahankan tanahnya, sehingga mengambil alternatif ketiga yang agak nyerong sedikit bentuk jembatannya.

“ Kalau rencana jembatan yang pertama dan kedua itu lurus tidak miring dari sebrang,” kata Stepanus.

Ia menuturkan bahwa, ada sekitar lima kepala keluarga yang tidak setuju tanahnya di beli, sehingga mengganggarkan harga tanah diluar jangkauan, akhirnya tim survey mengambil alternatif lain untuk mencari lokasi disebelahnya, dan tidak jauh dari rencana jembatan awal.

“ Pada alternatid ketiga, hari Senin kemarin ganti rugi sepuluh bidang pemilik tanah sudah clear semua, baik yang di kampung Damai Kota maupun yang di kampung Damai Sebrang,” ujarnya.

Lanjutnya, sedangkan yang mendapatkan ganti rugi untuk di Damai Sebrang sendiri ada tujuh bidang pemilik tanah dan yang di Damai Kotanya ada tiga bidang, termasuk rumah  dokter, rumah bidan dan juga sekolahan TK serta kantor PKK disebelah kantor Koramil Damai.

“ Untuk lahannya sendiri sudah 90 persen clear,” kata Stepanus lagi.

Stepanus menuturkan, sehubungan dengan aset pemerintah sewaktu rapat dengan bapak wakil bupati bahwa untuk penghapusannya akan diserahkan kepada badan aset daerah, seperti rumah dokter, bidan dan TK serta kantor PKK itu.

“ Kita sudah ada kesepakatan dengan pihak ketiga bahwa aset pemerintah yang kena jembatan akan di bangunkan kembali oleh pihak ketiga, Cuma lokasinya tanahnya kita yang menyiapkan,” jelasnya.

Stepanus membeberkan bahwa dari hasil rapat dikantor camat Damai pada senin kemarin, sudah disediakan lokasi tanah oleh pak camat Damai untuk pembangunan perumahan atau aset pemerintah yang kena jembatan itu, alternatif lokasinya bekas kantor camat lama, disamping Polsek Damai,  agar terhindar dari banjir.

Sekedar diketahui, Sumber dana pembangunan jembatan di Damai murni dari pihak ke tiga yaitu perusahaan kelapa sawit PT. Keruing Lestari Jaya (KLJ).

Pemerintah berharap  kepada masyarakat Damai Kota, maupun Damai Sebrang untuk partisipasinya membantu kegiatan pembangunan jembatan supaya berjalan lancar , sejauh ini pemerintah terkait sudah melakukan sosialisasi baik kemasyarakat Damai Sebrang maupun Damai Kota, dan juga para petinggi maupun ketua RT diminta bantuannya apabila ada persoalan dilapangan.(arf).

 672 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *