AWANG FAROEK ISHAK ADALAH SALAH SATU PEMIMPIN TELADAN DI NEGERI INI

Indcyber.com, Samarinda -Selamat pagi para pembaca media online Indcyber.com yang diRahmati oleh Allah SWT, di edisi kali ini kami mencoba tampil beda seiring waktu seiring pula bertambahnya usia Gubernur Kalimantan Timur kita Prof.Dr H Awang Faroek Ishak, MM,.M,.S,i,.

Awang Faroek Ishak adalah seorang pemimpin yang patut dicontoh oleh pemimpin lain di negeri ini, di bawah tangan dinginnya Kaltim lebih maju dari sebelumnya bahkan menjadi salah satu Provinsi yang paling disegani negeri ini,siapa yang tidak kenal Awang Faroek putra asli Kalimantan Timur serta Bupati pertama Kabupaten Kutai Timur berpasangan dengan Mahyudin sejak pemekaran Kabupaten Kutai berdasarkan UU nomor 47 tahun 1999.

Awang Faroek Ishak lahir di Tenggarong, 31 Juli 1948 putra ke 11 dari 13 bersaudara serta dari pasangan Awang Ishak dan Hj Dayang Djohairiah ini memulai karier di kantor Gubernur Kaltim pada usia 25 tahun sebagai Biro Pembangunan kemudian Kasi Sub Dit Perencanaan Direktorat Pembangunan Provinsi Kaltim.

Soal karier politik Awang memulai saat dia menjadi anggota DPR/MPR RI Tahun 1987 -1992, lalu masuk Komisi X DPR RI tahun 1992-1997, ia juga pernah menduduki posisi sebagai Wakil ketua Komisi ll DPR-RI Tahun 1990-1994. Tak lama setelah rehat menjadi anggota DPR RI ia ditunjuk untuk mengisi posisi Pjs Buat Kutai Timur dua periode.

Di periode pertama dia berpasangan dengan Mahyudin kemudian mengundurkan diri sebagai Bupati Kutai Timur untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Kaltim, namun gagal saat itu.

Ayah kandung dari Awang Ferdian Hidayat ini di tahun 2005 maju bertarung di Pilkada Kutai Timur untuk kedua kalinya, akhirnya Awang dipilih oleh rakyat Kutai Timur saat itu untuk menjadi Bupati Kutai Timur periode 2006-2011 yang berpasangan dengan Isran Noor (Gubernur terpilih Kaltim), ditengah jalan Awang Faroek Ishak kembali mundur dari kursi Bupati karena mengikuti Pilkada serentak dengan posisi sebagai Gubernur Kaltim.

Pada akhirnya dia terpilih sebagai Gubernur Kaltim periode 2008-2013 berpasangan dengan Farid Wajdy secara otomatis kursi Bupati Kutim beralih tangan Wakilnya yang saat itu Isran Noor.

Awang Ngabei Setia Negara adalah sosok yang takkan bisa tergantikan di benua etam ini, dibawah kepeminpinan dia pembangunan di Kaltim secara perlahan mulai ada kemajuan yang tak terduga sebelumnya.

Dilanjutkan di kepemimpinan nya periode berikutnya yang berpasangan dengan Ketua DPRD Kaltim Almarhum Mukmin Faisyal pembangunan infrastruktur serta disegala bidang terus dikebut hingga pembangunan Jalan tol Sambal dan juga pembangunan rel kereta api yang mana kesemuanya telah tercapai dan akan selesai sebelum akhir jabatannya pada 18 Desember 2018 mendatang termasuk proyek Jembatan Kembar.

Ditengah sakit tapi semangat yang luar biasa tetap ditunjukkan oleh Awang sebagia seorang pemimpin sejati.

Tak terasa bagi kita semua jika saat ini sudah sepuluh tahun Awang Faroek Ishak memimpin Bumi Etam ini terkadang pernyataannya yang kerap menimbulkan kontroversi namun itulah gaya kepemimpinan nya, sebagainya manusia tak lepas dari salah dan khilaf.

Tepat, 31 Juli 2018 Gubernur kita berulang Tahun ke 70,tak lupa kami segenap Direksi, Pimpinan staf serta Wartawan media online Indcyber.com mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 70 kepada Bapak Awang Faroek Ishak, semoga panjang umur, sehat selalu dan terus mengabdi pada Negeri untuk Rakyat Kaltim Sejahtera. (salam, Slamet Pujiono) 

 224 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *