Azhar :Mari Bersama Sama Menunggu Hasil Resmi KPU dan Hindari Hoax Menjelang Bulan Suci Ramadhan

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Suhu Politik pasca Pemilu 2019 masih terbilang panas, karena adanya kesimpang siuran perolehan suara baik Pilpres maupun Pileg padahal lembaga penyelenggara Pemilu atau KPU belum resmi mengumumkan hasil konkret perolehan suara secara keseluruhan.

Melihat kondisi politik masih panas, mendapat perhatian serius dari Politikus Partai berlambang Ka’bah yang saat ini duduk di kursi Komisi l DPRD Kaltim, H Azhar Bahruddin, M,. AP.

Azhar mengajak seluruh komponen masyarakat Kaltim agar tidak mudah terprovokasi dengan berita berita hoax apalagi menjelang bulan suci Ramadhan.

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Kaltim agar tidak mudah terprovokasi, mari kita sama-sama menunggu hasil resmi dari KPU apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadan identik dengan kegiatan ibadah yang lebih khusyuk, jangan sampai ternodai dengan sikap politik yang tidak terkendali. Pemerintah juga diharapkan tetap netral dan berupaya menjaga kondusifitas,” ujar H Azhar Bahruddin, Anggota Komisi I DPRD Kaltim.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Paser ini juga berharap agar proses pesta demokrasi yang masih berproses hingga ditetapkannya hasil penghitungan suara, siapapun presiden dan wakil rakyat yang terpilih kembali bisa menjadi pemimpin dan wakil rakyat yang menjalankan amanah sebaik-baiknya.

“Saya secara pribadi sangat berharap pesta demokrasi yang masih berproses hingga ditetapkannya hasil penghitungan suara, siapapun Presiden dan Wakil Rakyat yang terpilih kembali bisa menjadi pemimpin dan Wakil rakyat yang Amanah, “tuturnya.

Azhar juga mengimbau kepada semua masyarakat agar menghindari segala upaya dan cara yang dapat menimbulkan keresahan dan kekacauan seperti menyebarkan berita hoax atau berita bohong.

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat Kaltim agar sebisa mungkin menghindari segala upaya dan cara yang dapat menimbulkan keresahan dan kekacauan seperti menyebarkan berita hoax atau berita bohong karena itu semua akan berproses pada hukum karena mengacu pada UU ITE.,”pungkasnya kepada indcyber.com, Jum’at (26/04/2019). (sp)

 

 1,394 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *