BAZNAS KALTIM TANGGAP DARURAT

indcyber.com, SAMARINDA -Kejadian bencana alam akhir akhir ini sering mengancam Indonesia, tak terkecuali Kalimantan Timur baik itu bencana tanah longsor, banjir, kebakaran dan laennya. Melihat kondisi Indonesia yang rentan akan bencana membuat BAZNAS Republik Indonesia membentuk sebuah relawan tanggap darurat.

Tak terkecuali Samarinda yang sering terjadi bencana banjir, kebakaran, tanah longsor kerap melanda kota ini terlebih jika musim hujan bisa dipastikan akan menjadi sungai,bagaimana cara mengurangi serta menyelamatkan sesama di saat musibah datang.

Pelatihan Managemen Bencana Tingkat Dasar yang di gelar di guest house Islamic center Samarinda Selasa (6/02/2018)
tentunya kita semua berharap jika ada pelatihan Managemen seperti yang digagas oleh Ketua BAZNAS semacam ini guna mempersiapkan Generasi muda langsung terjun jika bilamana terjadi bencana langsung tuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana.

“Salah satu program BAZNAS pusat bersinergi mengadakan pelaksanaan management tingkat dasar dengan menghadirkan beberapa nara sumber diantaranya dari BAZNAS pusat, BPBD Kaltim, PMI ,”Ujar KH Fahrul Ghazi, Lc selaku ketua Baznas Kaltim.

Pelatihan yang digelar selama 2hari ini diikuti perwakilan BAZNAS se Kaltim. Sementara itu Gubernur Kaltim dalam sambutannya yang di bacakan Karo Kesra H Elto jika Pemprov Kaltim menyambut baik program BAZNAS dengan Pelatihan Managemen tanggap bencana tingkat dasar akan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan disaat terjadi bencana.

“Pemprov memberikan apresiasi dan dukungan kepada BAZNAS KALTIM telah mempunyai program yang kerjasama dengan BPBD Kaltim, Basarnas, PMI yaitu Pelatihan Managemen tanggap bencana tingkat dasar, ini langkah yang baik guna mendukung Pemerintah bila mana terjadi bencana alam, kebakaran dan laennya bisa ikut andil turun kelapangan ,semoga peserta mengikuti, mencermati materi apa yang di sampaikan narasumber dengan harapan dapat berkelanjutan, “ujar pria berkumis manis.

Selain itu Faridhotul Islam selaku Wakil ketua berharap dengan pelatihan ini para peserta dapat pulang dengan bekal yang matang, skill yang memadai hingga suatu ketika ada musibah bencana dapat langsung turun kelapangan serta ini juga sebagai ajang sosialisasi ataupun publikasi tentang pentingnya tanggap darurat bencana. (SL)

 223 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *