BERAKHIRNYA KESALAHPAHAMAN ANTARA SEKRETARIS DEWAN PROVINSI KALTIM DAN JURNALIS INDONESIA CYBER

Indcyber.com, Samarinda -Suasana penuh keakraban ditunjukkan oleh Sekretaris Dewan Provinsi Kalimantan Timur M Ramadhan dan wartawan media online Indcyber.com Slamet Pujiono yang didampingi oleh Pimrednya Susanto saat bersilaturahmi, Senin (06/08/2018) bertempat di ruang Rapat Sekwan.

Tujuan wartawan dan Pimpred Indcyber.com bersilaturahmi ialah selain memperkenalkan secara legalitas sebagai salah satu media online di Samarinda juga sebagai bentuk konfirmasi atau klasifikasi tentang kejadian yang sempat membuat kedua belah pihak sempat bersitegang karena masalah “pengusiran” wartawan Indcyber.com dari ruang rapat paripurna saat akan meliput jalannya paripurna pada tanggal 31 Juli lalu oleh salah satu staf disekretariat DPRD Kaltim yang mengatasnamakan Sekwan.

“Alhamdulillah siang ini saya dengan ditemani oleh Pimred Indcyber.com sudah bertemu Sekwan dengan tak lain adalah guna mengkonfirmasi kejadian pada saat saya akan meliput jalannya Rapat Paripurna di Gedung D lantai 6, setelah saya jelaskan duduk persoalannya ternyata Sekwan menjawab dengan tegas bahwa tidak pernah menyuruh mengusir saya dari ruang paripurna,mendengar jawaban Sekwan seperti itu saya sudah menduga jika oknum staf yang berinisial HR telah berupaya mengadu domba Sekwan dengan Wartawan, “beber Slamet dihadapan Sekwan.

M Ramadhan memang seorang pejabat yang begitu bijaksana dalam mengambil suatu langkah, dengan penuh hangat menerima permintaan maaf wartawan Indcyber.com karena ini dianggap suatu bentuk kesalahpahaman.

“Aku tidak pernah menyuruh stafku untuk mengusir kamu, stafku hanya tiga orang dan staf yang kamu bilang itu dia posisinya ada di persidangan, sekali lagi aku tidak pernah menyuruh siapapun untuk mengusir keluar kamu Met dari ruang paripurna, “ujar Sekwan M Ramadhan di ruang kerjanya.

Inilah sebuah introspeksi masing masing, berarti dalam tubuh sekretariat DPRD Kaltim perlu diperbaiki akal dan mentalnya, dalam istilahnya mau mencari muka tapi salah caranya yaitu dengan mengatasnamakan Sekwan sedangkan yang bersangkutan tidak pernah menyuruh oknum tersebut.

“Sebagai bentuk rasa hormat saya karena sudah saya anggap sebagai orang tua saya sendiri, atas nama pribadi saya dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Sekwan M Ramadhan dan seluruh keluarganya atas kesalahpahaman kejadian ini karena tanpa konfirmasi saya langsung naikkan berita tersebut dan ternyata mohon maaf nama Sekwan telah disalahgunakan oleh oknum staf persidangan sebagai alat untuk mengusir saya, sekali lagi saya umumkan sekalian kepada seluruh masyarakat Kaltim bahwa ketegangan ini ternyata salah paham miskomunikasi jadi semua sudah selesai tidak ada yang saling menuntut, sekarang keadaan kembali mencair seperti semula, “ungkap Slamet usai bertemu Sekwan di ruang kerjanya.

Ketegangan telah berakhir kini antara Sekwan dan Wartawan Indcyber.com telah berdamai karena ini merupakan bentuk kesalahpahaman yang telah dipelintir oleh oknum staf pada bagian persidangan dengan mengatasnamakan Sekwan, dari kejadian ini diharapkan akan menjadi sebuah introspeksi ke dalam sekretariat Dewan sendiri maupun di internal media online Indcyber.com yang untuk Biro Samarinda dipercayakan kepada Slamet Pujiono.

 157 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *