Bupati Kubar FX. Yapan Buka Pelatihan BTCLS

Indcyber.com, SENDAWAR – Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kutai Barat (Kubar), bekerjasama dengan  Smart Emergency Service Indonesia (SESI) menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS), di Auditorium Aji Tullur Jejangkat (ATJ) pada Senin (09/09/2019), secara resmi dibuka Bupati Kubar FX. Yapan SH.

Kegiatan pelatihan BTCLS ini mendatangkan narasumber pakar kesehatan dari Semarang Jawa Tengah yaitu Agung Ponco M. Kes Nes.

Bupati FX. Yapan mengatakan dengan terselenggaranya krgiatan ini semoga dapat mendukung terwujudnya peningkatan SDM para perawat dan seluruh tenaga medis.

“ Menurut pengamat saya kegiatan ini menjadi agenda tahunan PPNI dan patut kita apresiasi,” kata Yapan.

Ia mengatakan, dengan demikian organisasi yang mewadai perawat di setiap lini ini menjadi organisasi profesi yang aktif dalam menjawab kebutuhan dan tantangan peningkatan profesionalitas diri dalam profesi perawat.

“ Kita ketahui bersama bahwa pengetauan dan skill yang berhunbungan dengan BTCLS adalah salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seorang perawat,” ujarnya.

Ia menuturkan baik itu yang bekerja di pelayanan keshatan dalam maupun luar negeri, dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun 2015 lalu, BCLS menjadi syarat mutlak bagi setiap pekerja kesehatan, khususnya perawat diberbagai rumah sakit, puskesmas dan juga perusahaan.

Yapan mengatakan, menyertakan sertifikat BCLS  sebagi bukti telah mengikuti pelatihan dan memiliki pengetahuan serta skill dalam bidang tersebut sangat menentukan penerimaan tenaga kerja.

“ Saya yakin Pengalaman Empiris mendukung pelaksanaan BTCLS di rumah sakit, Puskesmas dan perusahaan,” sebutnya.

Ia membeberkan bahwa, gawat darurat tidak semua korban meninggal  ditempat, justru yang banyak meninggal diperjalanan menuju rumah sakit atau puskesmas, hal ini terjadi karena keterampilan BTCLS belum disiapkan secara baik.

Untuk meminimalkan terjadinya kematian akibat terjadinya kecelakaan  atau bencana alam, uapaya pencegahan pasien lebih efektif dilakukan melalui kegiatan kursus atau pelatihan program BTCLS untuk membantu perawat keshatan dalam menyikapi pasien gawat darurat.

Yapan menyampaikan bahwa, melalui pelatihan BTCLS yang dilaksanakan oleh DPD PPNI Kubar diharapkan sekiranya dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tenaga kesehatan khususnya tenaga perawat.

“ Saya menghimbau kepada peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sungguh – sungguh,” pesanya.

Lanjutnya, karena keterampilan ini nantinya tidak semata – mata sebagai syarat keahlian tenaga medis, akan tetapi salah satu upaya untuk penyelamatan pasien dalam keadaan yang gawat darurat, dan memberikan harapan hidup bagi pasien yang sedang sakit secara urgent. (adv/arf).

 505 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *