Dialog Forum Warga Dalam Rangka Mensukseskan Pemilihan Tahun 2019

Indcyber.com. KUKAR – Semangat pemantauan merupakan upaya penghormatan terhadap hak-hak pemilih serta memastikan kedaulatan pemilih dan kualitas pemilu menjadi perhatian dan fokus pemantauan, hak terdaftar sebagai pemilih, hak menentukan pilihan secara mandiri, hak atas kerahasiaan pilihan, hak memilih tanpa intimidasi hak memperoleh informasi tahapan pemilu, dan hak memantau serta hak melaporkan adanya dugaan pelanggaran pemilu.

Selasa,(27/11/ 2018), Pukul 20.00 Wita, bertempat di Halaman Parkir Museum Planetarium Jl. Diponegoro Kel. Panji Kec. Tenggarong Kab. Kutai Kartanegara berlangsung acara ; Dialog Forum Warga Dalam Rangka Mensukseskan Pemilihan Tahun 2019

Peserta seminar dihadiri diantaranya dari ; Ormas, OKP, LSM dan Parpol, KNPI. Turut hadir selaku Pemateri Plt Bupati Edi Damansyah, Ketua KPU Junaidi Syamsuddin, S.Sos, Ketua Bawaslu Muhammad Rahman, S.Sos, Kepala Plt Kesbangpol Rinda Desianti, S.Sos.,M.Si.

Sebagai pemateri pertama Plt Bupati Edi Damansyah dalam penyampaian materi “Mengajak seluruh elemen berkomitmen bersama-sama menjaga kondusitifitas, stabilitas keamanan saling berkoordinasi sesama parpol dan penyelenggara dan badan kepengawasan serta pihak keamanan demi menjaga kondisi keamanan saat berjalannya kampanye, demi menghindari konflik antar pendukung parpol.”

“Pengamanan pengiriman logistik suara dari pesisir tengah dan hulu dan bersama-sama mengawal demokrasi meningkatkan partisipasi pemilih” ujar Edi Damansyah.

Selanjutnya Ketua KPU Junaidi Syamsuddin, S.Sos menjelaskan dengan adanya dialog ini adalah momentum yang sangat baik demi kebersaman menuju tahapan pilkada 2019. Adapun tahapan-tahapan tersebut dalam penjelasannya sebagai berikut :

– Penjabaran hasil Rekapiltusi hasil perhitungan daftar pemilih
– Finalisasi terkait daftar calon tetap akan di tetapkan malam ini jam 12
– Kampanye untuk yang di luar di fasilitasi alat peraga kampanye itu di pasang semacam baliho, bendera dll bahan kampanye itu sebar semacam kartu pengenal parpol, stiker dll
– Bilik suara serta persiapan-persiapanya sudah di siapkan di KPU
– KPPS perlu kita motivasi sama-sama mencari alternativ penggantinya semisal PNS
– Pungut hitung

Dikatakan Junaidi Syamsuddin,”Surat suara terkait hal ini, informasinya belum kita dapat apakah yang akan di pake A4 atau A3 yang terpenting itu adalah mensosialisasikan nama bukan gambar”.

“Penghitungan suara yang di hitung adalah suara pemilih; Presiden, DPD,DPR RI, DPR PROV, DPR KAB KOTA”

“Padahal yang kita tunggu-tunggu adalah hitungan DPR Kabupaten Kota, kemungkinan hasilnya perhitungannya sehari setelah pemilu di laksanakan,” ujar Junaidi Syamsudin.

Dan selajutnya Ketua Bawaslu Muhammad Rahman, S.Sos menjelaskan tentang APK (Alat Peraga Kampanye), “bahan-bahan yang disebar masih banyak yang belum mengetahui tata cara pemasangan APK di tempat-tempat yang tidak boleh dipasang semisal dipohon ditiang listrik di rambu-rambu jalan dan di sekolah-sekolah.”

“mengenai kegiatan kampanye ada 100 kali namun seharusnya surat pemberitahuan itu tujuan ke Kapolres atau ke Kapolsek agar di berikan STTP bukan ditujukan ke Bawaslu atau ke KPU.”

“Penyebaran bahan kampanye itu disebar pada saat ada acara tatap muka atau sosialisasi.”

“Penertiban APK jika ada pelanggaran kami menunggu setelah memberitahukan selama 2 X 24 jam namun apabila tidak ada tindak lanjut maka kami akan trantib atau Pol PP,” ujar Muhammad Rahman

Lanjutnya, “Bawaslu akan turun melakukan kegiatan sosialisasi ke para calon legislatif ke tiap-tiap Dapil, fungsinya agar para calon legislatif memahami tugas-tugas dan fungsi Bawaslu dan pelanggaran apa saja yang harus di tangani.”

Selesai melakukan sesi dialog delanjutkan dengan sesi tanya jawab.Selaku Moderator acara Kepala Plt Kesbangpol Rinda Desianti.

Pertanyaan dari Sdr.Yunus Ruru mewakili Forum Kontraktor Lokal “bagaimana bisa melebihi progres pemilih sebelumnya bagaimana Pemerintah Kabupaten menyampaikan kepada tiap-tiap perusahaaan agar warga yang bekerja di perusahaan tidak memotong gaji karyawanya yang ikut memilih dan perlunya disiapkan mobilisasi karyawanya untuk datang ke TPS.”

Satu hal lagi disampaikan oleh parpol perwakilan warga Sekertaris Umum Laskar Mandau Adat Kalimantan Bersatu (LMAKB) Kukar Bambang S Arie “menanyakan kebenaran tentang boleh tidaknya orang yang diklaim berpenyakit jiwa ikut memilih, jika hal ini benar terjadi bagaimana cara pengawasanya akankah hal demikian menjamin surat suara tidak dirusak.”

Beberapa pertanyaaan dari warga serta peserta Parpol ditanggapi dan dijawab oleh pamateri namun pada intinya semua adalah masukan yang sifatnya positif terkait terselenggaranya tahapan pemilu dari proses kampanye hingga ke proses pemilu.

Sebagai barometer untuk mengukur
keberhasilan Pemilu; Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat semakin legitimate sebuah Pemilu.

Secara kuantitatif, diukur melalui prosentase jumlah pemilih yang datang ke TPS menggunakan hak pilihnya.

Secara kualitatif dapat dilihat dari rasionalitas pilihan dan peran aktif pemilih dalam setiap tahapan Pemilu (mir)

 161 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *