FADLY ZON MENGUKUHKAN IKATAN KELUARGA MINANG KALTIM

Indcyber.com,Samarinda-Kalimantan Timur adalah masyarakat majemuk hidup berdampingan penuh damai tanpa membedakan agama,suku, warna kulit,ada jawa,madura, bugis, Kutai serta penduduk asli yakni suku dayak serta Minangkabau.

Bertempat di aula Universitas Tujuh belas Agustus Samarinda digelar pengukuhan Ikatan Keluarga Minang Kaltim,Sabtu(28/04/2018) yang di kukuhkan langsung oleh Fadly Zon yang notabane adalah salah satu tokoh Minangkabau yang juga wakil ketua DPR RI.

Ribuan warga Minang se Kaltim tumpah ruah di aula Untag guna bersilaturahmi dan menyaksikan pengukuhan pengurus IKM Kaltim dan pengurus tingkat kabupaten kota. Sudirman Ketua umum terpilih menjelaskan jika terbentuknya IKM ini adalah untuk menjalin silaturrahmi denganantar sesama warga Minang di Perantauan, selain itu juga ikut menjaga kondusifitasnya jelang Pilgub serentak.

Sementara itu Ketua panitia kegiatan ini Refrimen mengatakan jika dalam waktu dekat juga akan digelar rakerda dengan tujuan mempertajam program kedepannya serta fokus membentuk akhlak generasi muda Minang yang ada di perantauan, bagaimana membentuk akhlak mulia kita kerana filosifinya.

“Adat Basanding Sarak, Sarak Basanding kita bulak artinya bagaimana kita membentuk akhlak mulia generasi muda Minang di
Kaltim tanah perantauan ini,”tutur Refrimen.

Perlu di ketahui jika pengurus yang dilantik ada110 yang mana tersebar se Kaltim, untuk periode pertama ini didapuk menjadi ketua umum adalah Sudirman.

“Yang pertama saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada pemerintah Provinsi Kaltim yang telah menerima warga Minang dalam mencari nafkah di perantauan, yang kedua saya sangat bangga sebagai orang Minang karena ternyata warga Minang yang ada di Kaltim hidup rukun damai berdampingan dengan yang lain, selamat kepada warga Minang yang saya kukuhkan harian ini, bawalah warga Minang ini berkontribusi ke pada Pemprov Kaltim,”ujar Fadly Zon.

Sementara itu ketua umum IKM Kaltim terpilih Sudirman menjabarkan jika Organisasi ini terbentuk sebagian wadah silaturrahmi sesama warga Minang dan tidak bertujuan untuk berpolitik. (slamet pujiono)

 358 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *