GMPPKT Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Bankeu Yang Dikelola Pemprov Kaltim Ke Kejati Kaltim

Koorlap GMPPKT Adhar menyerahkan laporan dugaan penyimpangan anggaran Pokir atau aspirasi yang dikelola Pemprov Kaltim kepada Kasi C Bidang Intelijen Kejati Kaltim Erwin.(slamet/indcyber.com).

Penulis:Slamet Pujiono
Editor: Redaksi
INDCYBER.COM, SAMARINDA-Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan Kalimantan Timur (GMPPKT) kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi KalimantanTimur, Senin (30/11/2020).

Tujuan kedatangan GMPPKT tersebut adalah melaporkan secara resmi terkait dugaan praktik monopoli yang berpotensi korupsi terhadap dana Bankeu di Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2019 yang melibatkan oknum mantan anggota DPRD Kaltim berinisial HM,ZH, dan AW.

Koorlap Aksi GMPPKT Adhar saat dikonfirmasi mengatakan memang benar jika pihaknya secara resmi telah melaporkan dugaan penyimpangan anggaran Pokir atau aspirasi yang di kelola oleh Pemprov Kaltim di tahun 2019.

“Kedatangan kami dari GMPPKT adalah salah satunya melaporkan adanya dugaan penyimpangan anggaran Pokir atau aspirasi yang dikelola oleh Pemprov Kaltim dan telah melibatkan oknum mantan anggota DPRD Kaltim ZH sehingga anggaran tersebut terindikasi adanya tindak korupsi,”ujar Adhar usai menyerahkan laporan resmi kepada Kajati Kaltim melalui Kasi C Bidang Intelijen Kejati Kaltim Erwin.

Sementara itu Kasi C Bidang Intelijen Kejati Kaltim Erwin ditempat yang sama mengatakan jika laporan tersebut diterima kemudian akan dipelajari,ditelaah lebih dulu laporan tersebut.

“Saya menyambut baik kedatangan kawan kawan dari GMPPKT untuk melaporkan secara resmi terkait adanya dugaan penyimpangan anggaran Pokir atau aspirasi yang dikelola oleh Pemprov Kaltim.Kami juga akan memanggil oknum yang telah disebutkan tersebut diantaranya HM,ZH dan AW untuk kami mintai keterangan,”ungkap Erwin.

Erwin juga menyampaikan sebelum akhir tahun ini ketiga oknum tersebut akan dikonfirmasi terlebih dahulu jika memang terbukti melanggar dan bersentuhan dengan korupsi maka akan ditindak lanjuti secara serius oleh korp Adhyaksa Kaltim.(*)

 146,760 total views,  670 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *