IOF Pusat Lakukan Trabas Lintas Kalimantan di Sambut Pengcab IOF Kubar

Indcyber.com, SENDAWAR – Pengurus Cabang Indonesia Offroad Federation (Pengcab IOF) Kutai Barat (Kubar), menyambut rombongan IOF Pusat yang melakukan trabas lintas Kalimantan, Borneo Equator Xpedition (BEX) Xpedisi mejelajahi garis katulistiwa, diawali star di Kota Bontang, singgah sehari di Kubar dan Finish di Kota Pontianak Kalimantan Barat (Kalbar).

Perjalanan memakan waktu kurang lebih 16 hari dan 2200 Kilo Meter (KM), diikuti peserta tiga orang dari luar negeri, Belanda satu, Amerika satu, dan Astralia satu, total semuanya ada 73 orang, 23 mobil dan 5 motor,dipimpin langsung oleh mantan Kapolri Roesmanhadi didampingi dewan pembina IOF pusat Samsir Alam.

Dalam keterangannya Samsir Alam mengatakan bahwa offroad IOF tersebut dalam kurun waktu 10 tahun silam sudah pernah melakukan trabas lintas kalimantan, dan pertama kali dilakukan tahun 2009, dengan arah star dari arah barat mulai dari Kota Pontianak dan finish di Kota Bontang.

“ Sekarang kita balik tahun 2019 ini, star pertama dari Kota Bontang dan finish di Kota Pontianak, Kalbar,” kata Samsir Alam pada Selasa (03/12/2019) saat dijamu makan malam di Phonix Restaurant oleh ketua Pengcab IOF Kubar Marto Yosan atau lebih akrab di panggil Ocan didampingi wakilnya Effraim Andorion Sunan.

“ Kita melakukan offroad lintas Kalimantan ini hanya dilakukan sepuluh tahun sekali, dan didunia baru pertama kali dilakukan,” ujarnya.

Dijelaskan Samsir Alam, selain melakukan trabas, IOF ini ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa hutan di Indonesia itu masih ada, dan offroad di Indonesia adalah surganya offroad di dunia, dan sekaligus memperkenalkan kedunia bahwa Indonesia kaya akan budaya dan tempat wisatanya.

“ Ada tempat wisata yang tidak bisa didatangi dengan mobil biasa, akan tetapi melalui offroad tempat wisata tersebut bisa kita jangkau,” ujarnya.

Mantan Kapolri Roesmanhadi Lagi Pimpin Doa Bersama (Foto: Arf)

Sementara itu Ocan mengatakan suatu kehormatan yang luar biasa husus Pengcab Kubar yang sudah dikunjungi para tokoh seperti mantan Kapolri tahun 2000 – 2001 bapak Roesmanhadi dan juga dewan pembina IOF pusat yang terkenal seperti bapak Samsir Alam.

“ Ya saya sangat bersyukur sekali atas kunjungan para tokoh ini ke Kubar,” kata Ocan.

Dikatakan Ocan, bahwa Kubar sendiri masih banyak mempunyai hutan yang masih bagus, dan juga budaya yang beraneka ragam serta tempat wisata yang bisa dibilang masih bisa bersaing dengan kabupaten lain di Indonesia ini, dan sangat cocok sekali dijadikan rute untuk offroad lintas Kalimantan seperti saat ini.

“ Kita anggota Pengcab Kubar ini hanya bisa mengikuti mereka ini sampai perbatasan Kaltim dan Kalteng saja, selanjutnya merekalah yang melanjutkan perjalanan menuju Kalteng dan finish di Kalbar, karena pesertanya memang dibatasi,” ujar Ocan. (arf).

 765 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *