Jangan Pernah Ada Pikiran KPK Sedang Diperlemah

INDCYBER.COM,SAMARINDA -Hari Anti Korupsi internasional diperingati setiap tanggal 9 Desember.Peringatan ini dimulai setelah Konvensi PBB Melawan Korupsi pada 31 Oktober 2003 untuk meningkatkan kesadaran anti korupsi.

Melalui resolusi 58/4 pada 31 Oktober 2003, PBB menetapkan 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi Internasional.

Majelis itu mendesak semua negara dan organisasi integrasi ekonomi regional yang kompeten untuk menandatangani dan meratifikasi Konvensi PBB melawan Korupsi.

Hal itu dilakukan untuk memastikan peberlakuan Hari Anti Korupsi Sedunia secepatnya.

UNCAC adalah instrumen anti korupsi internasional pertama yang mengikat secara hukum.UNCAC juga memberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan global terhadap korupsi.

Tujuan Hari Anti Korupsi

Hari Korupsi Anti Korupsi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan korupsi dan dampak negatifnya terhadap masyarakat.

Menanggapi Hari Anti Korupsi Internasional Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid mengatakan jika korupsi melibatkan penyalahgunaan kekuasaan yang dipercayakan

“Korupsi ini melibatkan penyalahgunaan kekuasaan yang dipercayakan oleh perilaku tidak jujur dan tidak etis yang mengarah pada keuntungan pribadi,”ujar Ely Hartati Rasyid kepada indcyber.com via telepon selulernya, Senin (9/12/2019).

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan tidak ada negara di dunia yang sepenuhnya bebas korupsi.

Namun ada beberapa wilayah dan negara yang kurang terpengaruh dibandingkan dengan yang lain.

“Indeks Persepsi Korupsi mengukur tingkat korupsi sektor publik yang dirasakan di seluruh dunia dan menyatakan bahwa lebih dari 68 persen negara di dunia memiliki masalah korupsi serius,”imbuhnya

Masalah serius ini memicu kehancuran dengan mempromosikan perdagangan manusia, eksploitasi, ketidakstabilan politik, kematian anak, standar pendidikan yang buruk, perusakan lingkungan, dan terorisme.

Dengan momentum Hari Anti Korupsi Internasional ini Ely sangat berharap jangan pernah ada pikiran bahwa lembaga anti rasuah yakni KPK sedang diperlemah.

“Dengan momentum Hari Anti Korupsi Internasional ini jangan pernah ada pikiran bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)sedang di perlemah,kita berharap satu satunya institusi yang masih dipercaya rakyat ini dijaga karena harapan selurah rakyat tetap menjaga keadilan di negeri ini,”pungkas Ely Hartati Rasyid. (sp).

 294 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *