Komisi II DPRD Kaltim Kembali Gelar Rapat Dengan Mitra

INDCYBER.COM, SAMARINDA-Komisi II DPRD Kaltim kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan mitra diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan,Koperaai dan UMKM,Bank Kaltimtara serta Jamkrida Provinsi Kalimantan Timur,Rabu (15/3/2020).

Rapat digelar di ruang Komisi II lantai 3 Gedung D DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Karang Paci, Samarinda secara virtual atau melalui aplikasi zoom meeting.Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang.

Veridiana Hura Wang telah mendapatkan kepastian dari Diperindagkop Kaltim jika masih terdapat produk-produk yang harganya lumayan tinggi terutama pada rempah-rempah.

“Gula pasir masih disekitaran Rp 19.000 per kilogram dan bawang putih ada yang menyentuh Rp 60.000 per kilo. Namun ada juga yang jual Rp45. 000 per kilo,”ujarnya.

Dalam rapat tersebut terkait penyaluran bantuan kepada UMKM, Veridiana Huraq Wang meminta kepada anggota DPRD Kaltim khusus Komisi II agar memonitor data yang masuk ke Disperindakop Kabupaten/Kota agar meminimalisi dan memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar tersalurkan dengan tepat.

“Mengingatkan kepada anggota dewan agar mengingatkan kepada Disperindakop Kabupaten/Kota agar teliti dalam memasukan data pelaku UMKM,”pungkasnya.

Sementara itu anggota Komisi II DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi mengatakan jika kebutuhan pangan Kaltim aman.

“Seperti yang sudah dikatakan oleh Kadisperidagkop Kaltim tadi Alhamdulillah untuk kebutuhan pangan masyarakat Kaltim insyaallah masih aman hingga tibanya Idul Fitri nanti,”ujar Reza yang juga politisi muda besutan Prabowo Subianto kepada indcyber.com via WhatsApp.

Selain itu Reza juga meminta kepada Disperindagkop Kaltim untuk memberikan harga dan stock secara online dan melalu media agar masyarakat tidak panik dan memborong belanja di pasar.

“Saya juga meminta agar Diperindagkop Kaltim ataupun Kabupaten Kota se Kaltim untuk memberikan harga maupun stok pangan kebutuhan masyarakat secara online dan melalui media, dengan tujuan agar masyarakat tidak panik dan memborong belanja di pasar ketika berbelanja meskipun di situasi Covid-19,”pungkasnya.(adv)

Penulis: Slamet Pujiono
Editor:Yani
Sumber: Indonesia cyber.

 177 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *