Kutim belum terbendung , Kini Ada 29 Pasien Terkonfirmasi Positif

Indcyber.com, SANGATTA– Mei ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kutim belum terbendung. Bahkan paling baru, ada 8 tambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif. Tambahan kasus anyar ini menjadikan total pasien terjangkit virus Corona menjadi 29 orang dan 2 diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani mengatakan, dari 8 kasus baru ini, 7 diantaranya sumbangan dari klaster Gowa serta yang telah kontak erat. Sedangkan 1 merupakan klaster Magetan (Temboro). Adapun kronologi dari 8 tambahan kasus ini, menurut Bahrani, KTM 23 (52 tahun) Pelaku Perjalanan (PP) Gowa, tiba di Bengalon 23 Maret 2020. Telah dilakukan isolasi 14 hari, kemudian 17 April 2020 dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya 24 April 2020 dirawat di RSUD Kudungga Sangatta. Pada 27 dan 28 April dilakukan swab, dengan hasil keluar pada 6 Mei sebagai terkonfirmasi positif COVID-19.

Berikutnya KTM 22 (37 tahun) PP Gowa, tiba di Bengalon 23 Maret 2020, sudah diisolasi mandiri selama 14 hari. Pada 17 April dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Lantas pada 4 April diisolasi atau dirawat di RSUD kudungga. Kemudian, 27 dan 28 April 2020 dilakukan swab, hasil keluar 6 Mei terkonfirmasi positif COVID-19.

“KTM 24, (wanita 49 tahun)  merupakan kontak erat deangan KTM 27 dan telah melakukan isolasi mandiri 14 hari. Tanggal 20 April 2020 dilakukan pemeriksaan Rapid tes hasilnya reaktif. Kemudian, 23 April 2020 di Isolasi di RSUD Kudungga. Selanjutnya, 27 dan 28 April 2020 dilakukan pengambilan swab, hasil keluar tgl 6 Mei sebagai terkonfirmasi positif COVID-19,” jelas Bahrani.

Lebih kauh dijelaskan olehnya pasien lain yakni KTM 25 (laki-laki 54 tahun) kurang lebih sama, PP dari Gowa tiba 23 Maret 2020, telah dilakukan isolasi mandiri 14 hari. Pada 18 April 2020 dilakukan pemeriksaan Rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya, pada 23 April 2020 di isolasi di RSUD Kudungga. Pada 27 dan 28 April 2020 dilakukan pengambilan swab, hasil keluar pada 6 Mei sebagai terkonfirmasi positif COVID-19.

KTM 26, (laki-laki 41 tahun) PP dari Gowa tiba 23 Maret 2020 dan telah dilakukan isolasi mandiri 14 hari. Pada 18 April 2020 dilakukan pemeriksaan Rapid test hasil reaktif dan 23 April 2020 di isolasi di RSUD Kudungga.

Kemudian, pada 27 dan 28 April 2020 dilakukan pengambilan swab, hasil keluar 6 Mei sebagai terkonfirmasi positif COVID-19. Begitu pun KTM 27, (laki-laki 50 tahun) PP dari Gowa tiba 23 Maret 2020 dan telah dilakukan isolasi mandiri 14 hari. Pada 18 April 2020 dilakukan pemeriksaan Rapid test hasil reaktif.

Selanjutnya, 23 April 2020 di isolasi di RSUD Kudungga. Pada 27 dan 28 April 2020 dilakukan pengambilan swab, hasil keluar 6 Mei sebagai terkonfirmasi positif COVID-19. KTM 28, (Laki-laki 31 tahun) Kontak erat KTM 25 dan telah dilakukan isolasi mandiri 14 hari. Tanggal 18 April 2020 dilakukan pemeriksaan Rapid tes hasil reaktif, tanggal 23 April 2020 di Isolasi di RSUD Kudungga. Selanjutnya,  tanggal 27 dan 28 April 2020 dilakukan pengambilan swab, hasil keluar tgl 6 Mei sebagai terkonfirmasi positif COVID-19.

“Terakhir, KTM 29, (laki-laki 20 tahun) dari Kecamatan Kaliorang, merupakan Santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, tiba di Kutim tanggal 19 April 2020. Pada 24 April 2020 dilakukan pemeriksaan Rapid test hasil reaktif. Kemudian, 26 April 2020 di isolasi di RSUD Kudungga. Sedangkan tanggal 27 dan 28 April 2020 dilakukan pengambilan swab, hasil keluar tanggal 6 Mei sebagai terkonfirmasi (positif COVID-19).(AM)

 62 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *