LAPAS KELAS II A SAMARINDA GELAR PEMBERIAN REMISI

Indcyber.com, Samarinda -Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 tahun 2018 Lapas Kelas ll A Samarinda kembali menggelar acara Penyerahan Surat remisi kepada Napi yang berhak menerima, acara di gelar di Indonesia lapangan volly Lapas Kelas ll A Samarinda Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (16/08/2018).

Acara yang digelar dari jam 08.00 Wite ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Pj Sekdaprov Kaltim, Asisten l Pemprov Kaltim, Kejaksaan Tinggi Kaltim, Kejari Samarinda, Pengadilan Tinggi Kaltim, Pengadilan Negeri Samarinda, Kakanwilkemenkumham Kaltim, OPD terkait serta unsur TNI, Polri dan undangan lainnya.

“Jumlah penerima remisi secara keseluruhan ada 5144 yang tersebar di seluruh Kaltim dan Kaltara, sedangkan yang mendapatkan remisi umum langsung bebas sebanyak 18 orang, “ujar Agus Saryono Kepala Kanwil Kemenkumham Kaltim usai acara.

Sementara itu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sangat berharap bagi warga binaan yang resmi bebas agar menjalani hidup dengan masyarakat kembali ke jalan yang benar dan menjadi sumber manusia yang baik.

“Saya ucapkan selamat kepada Napi yang hari ini dapat remisi langsung bebas, saya berharap kembali menjadi manusia yang baik kembali ke jalan yang benar jangan sampai kembali kesini lagi, “ungkap Awang usai memberikan surat remisi secara simbolis.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kalapas Kelas II A Samarinda Mokhamad Iksan mengatakan kepada mereka yang dapat remisi langsung bebas agar hidup lebih baik lagi di lingkungan masyarakat dan Iksan juga berharap agar Pemerintah Provinsi segera merenovasi Lapas karena sudah over kapasitas.

“Saya berpesan kepada warga binaan yang resmi bebas agar hidup lebih baik lagi di masyarakat luas serta saya juga sangat berharap perhatian dari Pemerintah untuk mengangarkan guna renovasi Lapas yang sudah over kapasitas ini, jangan seperti Ketua DPRD Kaltim bisanya cuma janji janji sejak tahun 2016 lalu, “pungkasnya

Selain penyerahan remisi juga digelar unjuk kebolehan warga binaan dengan menyuguhkan berbagai tarian dan PBB, ini menunjukkan bahwa meskipun mereka dibalik jeruji dan tembok tinggi bukan penghalang untuk berekreasi seni dan berkarya. (Adv) 

 121 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *