Otoritas Pelabuhan Kariangau Balikpapan Bekerja Extra

INDCYBER.COM, BALIKPAPAN –  Mudik lebaran tahun 2019, membuat sejumlah pelabuhan di Kaltim dipadati penumpang, salah satunya di pelabuhan Kariangau Balikpapan tujuan sulawesi seperti mamuju dan Palu hingga kehabisan tiket.

Membludaknya penumpang tujuan sulawesi berimbas pada sulitnya mendapatkan tiket, hasil pantauan media indonesia cyber dilokasi pelabuhan ketika menyabangi calon penumpang, ada sebagian dari mereka telah berada di pelabuhan 2 – 5 hari namun belum kunjung mendapatkan tiket.

“Iya kami sudah menginap di pelabuhan Kariangau ini dua hari, tapi masih belum dapat tiket juga, “ujar Darman.

Calon penumpang lain, Syarifuddin bahkan sudah lima hari berada di pelabuhan, ” Saya sudah lima hari nginap di sini. Saya berangkat dari Muara Teweh, Kalteng ke pelabuhan Kariangau naik mobil kantor. Rencananya sampai langsung beli tiket, tapi ternyata sudah habis,” ungkap Syarifuddin

Kepala Balitbang Perhubungan Ir  Sugihardjo, sudah jauh hari mengbimbau kepada calon pemudik kapal laut, untuk mempersiapkan perjalanannya dengan baik, khususnya yang memiliki tujuan ke pelabuhan-pelabuhan yang selalu dipadati penumpang dengan membeli tiket lebih awal, mengantisipasi agar tidak kehabisan tiket kapal laut.

” Kami sudah bekerja extra maksimal, penumpukan penumpang masih terjadi itu disebabkan meningkatnya atau lonjakan penumpang, meski kami sudah tambah jumlah armada. untuk memberikan kenyamanan antara antrian pembelian tiket dengan antrian penumpang pengabilan tiket dipisah, sehingga tidak terjadi desak-desakan yang mengundang hal-hal yang tak diinginkan seperti copet.”

Ditambahkannya, Pengawasan dan control siang dan malam untuk memberikan kenyamaan kepada calon penumpang yang akan mudik terus dilakukan di titik – titik kosentrasi seperti penjualan tiket hingga masuk kedalam kapal  dan keberangkatan. ” Keberangkatan harus sesuai kapasitas kapal, sehingga keselamatan penumpang tetap kami diawasi. Kepada perusahaan kapal mengimbau untuk mengurangi jumlah kendaraan di kapal, sehingga jumlah penumpang dapat bertambah, tapi risikonya penumpang tidak mendapatkan life jacket atau jaket pelampung. Karena life jacketnya terbatas,” kata  Sugihardjo kepada indcyber.com.

Saat ditanya terkait banyaknya calo tiket, sehingga tiket kerap habis di loket, Kepala Balitbang Perhubungan Sugihardjo secara tegas mengatakan, pihaknya memastikan tidak ada calo tiket di pelabuhan Kariangau Balikpapan, karena pembelian tiket harus sesuai identitas, Namun bagi petugas perhubungan yang terbukti menjadi calo, maka akan diberikan sanksi tegas.

Harga tiket resmi tujuan Balikpapan- Mamuju sebesar Rp 155 ribu, rencananya sebanyak tiga kapal akan diberangkatkan mulai H-1 Lebaran yakni kapal dari PT ASDP, kapal KMP Persada Nusantara dari PT Jembatan Nusantara dan KMP. Laskar Pelangi. (Nurdin)

 16,795 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *