PMII KUKAR GELAR KADERISASI MAPABA KE-43

Indcyber.com, Kukar – Mahasiswa Unikarta (Universitas Kutai Kartanegara) melalui Organisasi eksternal kampus PC PMII (Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kukar, tengah melakukan kegiatan kaderisasi MAPABA Ke-43 pada sabtu malam (13/10/2018) di gedung NU (Nahdatul Ulama) Kukar, Jalan Poros Samarinda – Tenggarong tepatnya di Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara.

Melalui keterangan Ketua Umum PC PMII Kukar Jimi Wijaya bahwa, kegiatan kaderisasi yang di laksanakan oleh PMII Kukar sendiri yaitu bertujuan untuk melanjutkan pengakaderan anggota di tingkat I MAPABA yang pada umumnya dalam setahun dilakukan dua kali.

Untuk kali ini ada sekitar 20 orang anggota peserta yang di kader dan langsung akan di lakukakan pembaiatan pada malam terakhir ini juga, mengingat acara ini sudah berlangsung pada 2 malam yang lalu.

Para peserta pengkaderan yang berjumlah 20 orang anggota keseluruhan adalah mahasiswa UNIKARTA dan terbagi dari 3 fakultas yaitu mewakili Fakultas Pertanian sebanyak 5 orang, Fakultas Hukum 5 orang Fakultas Fisipol 10 orang.

Diantara dari sekian peserta dalam kegiatan tersebut, perempuan lebih mendominasi di banding pengkaderan sebelumnya, kali ini dari perempuan di wakili oleh sebanyak 15 orang peserta, sedangkan sisanya adalah Laki-laki.

Berkenaan dengan pemateri yang di sampaikan dalam pengkaderan di jelaskan oleh Jimi Wijaya bahwa, Pembekalan materi lebih kepada dasar-dasar kemahasiswaan dan ke PMII an semisal pemahaman tentang dasar ideologi dan sudut pandang ASAWAJA (Ahlul Sunnah Wal Jamaah) dalam berbagai hal dan sikap, kemudian paradigma PMII, Nilai Dasar Pergerakan, ke indonesiaan dan kesetaraan gender, papar jimi

Tidak luput dari pertanyaan media salah satu peserta pengkaderan Nur Wahyu Hidayah juga memberikan keterangan melalui wawancara langsung di gedung NU melalui kesanya “dasarnya selama di sini kami belajar dan di ajarkan tentang kemandirian dan kedisiplinan dalam sikap dan ilmu serta cara berbahasa melalui komunikasi yang baik, banyak mendapat teman yang baru, menambah wawasan yang luas dan tentunya tahu serta mengenal tentang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia seperti apa, pengalaman yang berkesan meningkatkan solidaritas sesama anggota baik yang junior dan senior semakin memperat ukhuwah sesama,” ujar nur.

Sementara saat memberikan keterangan kepada media ini, jimi juga kembali menyampaikan bahwa “Malam ini adalah malam terakhir pengkaderan, setelah selesai sesi pemateri dari senior mereka, selanjutnya ada renungan, kemudian setelah itu kita melangkah ke acara pembaiatan atau pengangkatan sumpah yang menandakan bagi para peserta yang mengikuti kegiatan sejak hari pertama kedua dan ketiga, barulah secara resmi di katakan anggota PMII,” demikian imbuh jimi.

 161 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *