Program Kerja 100 Hari Dirut PDAM Tirta Sendawar

Indcyber.com, SENDAWAR – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sendawar, Kutai Barat (Kubar), Untung Surapati, yang baru terpilih periode 2019 – 2023, mempunyai program kerja 100 hari, dengan melakukan konsolidasi internal, mulai dari tingkat pusat sampai ke para cabang, serta menurunkan tingkat kebocoran yang mencapai 30 persen, dan menyelesaikan tunggakan para pelanggan yang mencapai 5 milliar hingga saat ini.

” Inilah 3 program 100 hari kerja saya,” kata Untung Surapati.

dikatakan Untung Surapati, diruang kerjanya pada Senin (29/7/2019) bahwa program yang pertama akan dilakukan adalah konsolidasi dengan internal seluruh karyawan  PDAM Tirta Sendawar, dan juga instansi terkait lainya sebagai narasumber, seperti badan pengawas atau kepanjangan tangan pemerintah dan juga Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan  (BPKP).

Untung Surapati membeberkan bahwa nanti setelah yang pertama selesai akan dilanjutkan dengan yang kedua yaitu menurunkan tingkat kebocoran yang selama ini mencapai 30 persen, sedangkan regulasi maksimal hanya 20 persen saja batas toleransi kehilangan air, itu meliputi pengurasan bak penampungan air yang ada di boster – boster.

” Selama ini diduga banyak pelanggan yang nakal dengan mencuri air melalui selang langsung dari pipa induk,” ujar Untung Surapati.

Lanjutnya, pelanggar yang seperti ini yang harus ditertipkan, agar kedepannya lebih optimal dan PDAM kembali normal.

Program yang ke 3 adalah menyelesaikan tunggakan pelanggan yang mencapai 5 milliar,  ini mulai dari rumah pribadi, kantor pemerintahan, serta lembaga – lembaga.

Ia menuturkan bahwa sejauh ini sesuai dengan data yang ada bahwa tunggakan yang paling banyak adalah dari masyarakat sendiri, terutama di Melak dan Barong Tongkok.

Dihimbau kepada para pelanggan, nantinya para penunggak akan dikasih surat berupa teguran, pertama, kedua dan ke tiga, apabila tetap tidak mengindahkan pembayaran akan dilakukan pemutusan kilo meter, dan tidak akan dilayani lagi lagi untuk pemasangan kilo meter  baru apabila yang ditunggak tadi belum di bayar.

Diharapkan kepada masyarakat Kubar ini agar dapat menggunakan air seprlunya saja, apalagi di musim kemarau saat ini, serta taatilah membayar tagihan, karena air merupakan sumber kehidupan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat sehari – harinya, air merupakah kebutuhan pokok seluruh masyarakat. (arf).

 2,273 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *