Reza Pahlevi:Perusda Yang Hanya Berharap Suntikan Dana Dan Minim Kontribusi Bubarkan Saja

Indcyber.com, SAMARINDA -Komisi II DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Timur. RDP digelar di ruang rapat lantai 3.

RDP dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kaltim didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharruddin Demu dengan dihadiri oleh anggota Komisi II diantaranya Sutomo Jabir, Nidya Listiyono, Sapto Setyopramono, Safuad, Siti Rizky Amalia, Ahmed Reza Pahlevi. Sementara dari BPKAD dihadiri langsung oleh Kepala BPKAD Muhammad Sa’duddin serta staf.

Dalam kesempatan ini yang menyoroti tajam terkait pengelolaan aset Pemprov Kaltim yang dinilai tidak maksimal adalah salah satu anggota Komisi II DPRD Kaltim, yaitu Reza Pahlevi,S,.Sos.Sehingga banyak aset yang hilang ataupun Perusda yang seharusnya menyumbang PAD bagi Kaltim justru menunggu suntikan dana dari Pemprov Kaltim tapi minim sumbangsih PAD.

“Pemerintah jangan hanya mau meraup yang besar besar, salah satu contoh di sektor minyak dan gas. Sampai kapan kita terus bergantung di sektor tersebut, sementara itu merupakan sektor yang terbatas, “ujar Reza Pahlevi.

Reza juga mengatakan bahwa yang namanya perusahaan salah satu fungsinya adalah mencari keuntungan.

“Yang namanya perusahaan salah satu fungsinya yaitu mencari keuntungan, na kalau merugi dan Perusda tersebut hanya berharap pada dana suntikan Pemerintah menurut lebih baik dibubarkan saja,”tegas politisi muda Gerindra.

Reza Pahlevi sangat berharap kepada Pemerintah dalam hal ini Pemprov Kaltim agar transparan dan menunjuk orang orang yang mumpuni memimpin Perusda.

“Saya sangat berharap kepada Pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Kaltim kedepan agar lebih transparan dan menunjuk orang orang yang mumpuni dalam memimpin Perusda milik Pemprov Kaltim sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)bagi bumi etam ini. (adv /sp)

 273 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *