Rumah Sakit Islam Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Isran Noor

INDCYBER.COM, SAMARINDA – Kasus sengketa lahan yang melibatkan pihak yayasan Rumah Sakit Islam (RSI) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan telah selesai.

Sebelumnya, perseteruan ini sempat berlangsung alot. Hingga menyebabkan rumah sakit di Jalan Gurame itu lumpuh total dan tidak beroperasi sama sekali.

Ketika guberrnur berganti, di tangan Isran Noor persoalan itu ditegaskan sudah selesai. Pihak rumah sakit bisa melanjutkan aktivitasnya kembali seperti dulu.

“Pemerintah sudah menyiapkan semua dokumen dan berkas-berkasnya. Kami terbitkan perizinannya. Untuk beroperasi hanya dari sisi yayasan yang masih perlu waktu untuk kembali melakukan pembenahan,” ujar Isran.

Seperti yang masyarakat ketahui setelah pergulatan yang cukup panjang. Kondisi fisik bangunan RSI cukup terabaikan dan tidak terawat. Rumput liar banyak terlihat menghiasi bangunan itu. Cat temboknya juga banyak mengelupas. Kesan kusam semakin nampak.

Sesuai janjinya saat melakukan kampanye. Isran mengaku jika saat itu dia pernah menyampaikan agar RSI bisa difungsikan kembali. Kurang lebih satu tahun setelah menjabat sebagai orang nomor satu di Kaltim. Isran menjawab hal tersebut. Bagi pihak pemerintah semua urusan itu, sudah selesai dengan mengizinkan RSI kembali beroperasi.

“Karena memerlukan banyak fasilitas yang harus dibenahi terutama kondisi fisik. Semua memang harus dibenahi kembali. Tapi enggak masalah. Pelan-pelan saja untuk itu dan juga seluruh Manajemen RSI harus dirombak, ini kan pihak Yayasan saja yang belum siap, “ucapnya.

Tidak hanya mengembalikan izin beroperasi RSI, setahun menjabat sebagai gubernur, ia juga akan melakukan evaluasi semua hal yang perlu diprioritaskan. Sesuai program pembangunan.

“Ya tentu akan terus melibatkan para ahli, dewan, pakar ketatanegaraan, ekonomi dan transformasi. Fokusnya sesuai yang saya buat,” pungkasnya.(sp)

 7,584 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *