Salehuddin: Gubernur Harus Tegas Menangani Covid-19, Jangan Habis Memberikan Statement Lalu Menghilang

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim H Salehuddin.(slamet pujiono)

Penulis:Slamet Pujiono
Editor: Redaksi
INDCYBER.COM,SAMARINDA-Seiring telah berakhirnya masa tugas Pansus Covid-19 DPRD Kaltim secara otomatis pengawasan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur kembali ke Komisi IV DPRD Kaltim.

Guna membahas perkembangan pandemi Covid-19 di Kaltim, karena beberapa bulan terakhir kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan yang sangat tajam sehingga mengharuskan beberapa Kota di Kaltim memberlakukan pembatasan jam aktivitas masyarakat di malam hari.

Komisi IV DPRD Kaltim berinisiatif mengundang Satuan Tugas Khusus Covid-19 Kaltim,Dinas Kesehatan Kaltim dan Direktur Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Syahrani Samarinda dengan tujuan untuk mengetahui secara detail perkembangan Covid-19.

Namun yang sangat disayangkan Satgas Covid-19 Kaltim tidak hadir dan tanpa alasan yang jelas dalam hearing yang di gelar di Gedung E lantai dasar kompleks Sekretariat DPRD Kaltim,Selasa (8/9/2020).

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim dari fraksi Golkar Salehuddin mengatakan jika pertemuan tersebut menjadi sebuah inisiatif yang positif mengingat angka lonjakan kasus Covid-19 di Kaltim meningkat sangat tajam.

“Hearing hari ini saya menilai menjadi sebuah inisiatif yang positif mengingat lonjakan kasus Covid-19 naik cukup drastis karena tingkat positif Covid-19 di Kaltim ini telah melampaui jumlah Nasional.Selain itu setelah Tugas pansus Covid-19 selesai secara otomatis dikembalikan ke Komisi IV.Karena dalam proses dilapangan banyak mengalami kendala ini yang kita gali,”ujar Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara kepada indcyber.com usai melaksanakan hearing.

Salehuddin juga minta kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam hal ini Gubernur untuk segera mengevaluasi kinerja Satgas Covid-19 karena ia menganggap jika beban selama ini lebih banyak ke Dinas Kesehatan dan Tenaga Kesehatan.

“Kita minta Gubenur Kaltim untuk segera evaluasi performa satgas Covid-19 karena beban selama ini lebih banyak ke dinas kesehatan,nakes.Suka tidak suka Gubernur harus evaluasi satgas Covid-19.Jangan dianggap hal yang remeh temeh, sekali lagi Gubernur harus serius menangani Covid-19 di Kaltim ini dan harus bersinergi dengan kepala daerah di seluruh Kaltim,”tegas Pria yang identik dengan kopyah hitamnya.

Disisi lain ia juga mengatakan jika ada satgas covid-19 pasti bisa menguraikan secara keseluruhan,Komisi IV ingin setelah hearing ini direspon oleh Gubernur Kaltim untuk segera memberikan penegasan kepada kepala daerah di Kaltim.

“Komisi IV DPRD Kaltim ingin segera direspon oleh Gubernur Kaltim guna segera memberikan penegasan kepada seluruh Walikota dan Bupati se Kaltim untuk penanganan dan pemutusan penyebaran Covid-19,jangan habis memberikan statement menghilang.Kedepan kami dari Komisi IV sangat berharap agar Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltim dapat bersinergi dalam memerangi Covid-19 ini,”pungkasnya.

Dalam hearing dengan menerapkan protokol Kesehatan Covid-19 tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kaltim didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid, Fitri Maisyaroh,Puji Setyowati,Jawad Siradjuddin juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Direktur Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Syahrani Samarinda.Pertemuan digelar di gedung E lantai dasar kompleks Sekretariat DPRD Kaltim,Selasa (8/9/2020).

 493 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *