SAPTO SETYOPRAMONO :JEMBATAN KEMBAR MELESET DARI TARGET JANGAN SALAHKAN CUACA LAH…!!!

INDCYBER.COM,SAMARINDA-Melesetnya target progres pembangunan Jembatan Mahakam IV karena dipengaruhi cuaca yang tak menentu bukan suatu alasan,sebab anggota DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono menilai, sudah jadi rahasia umum kondisi cuaca Samarinda sulit diprediksi yang belakangan ini kerap hujan. Sapto tetap minta Dinas PUPR membuktikan janjinya, menyelesaikan jembatan sesuai target.

Dikatakan Sapto usai penandatanganan KUPA-PPAS APBD 2019 antara Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim, di Gedung Utama DPRD Kaltim, Kamis (22/11) pagi, Komisi III akan kembali meninjau ke beberapa proyek multiyears salah satunya adalah Jembatan Mahakam IV.

“Kami fokus menyelesaikan pembahasan APBD 2019 dulu, setelah itu kita akan ke lapangan,” ujar Sapto Setyo Pramono anggota komisi III DPRD Kaltim dan sekaligus caleg nomor urut 1 Dapil Samarinda dari Partai Golkar ini.

Masih menurut Sapto, pada pembangunan Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar ada beberapa hal yang akan dikonfirmasi,salah satunya kabar berakhirnya kontrak pekerjaan bentang tengah jembatan pada Oktober lalu yang dikerjakan PT Pembangunan Perumahan (PP).

“Kami akan kroscek adendumnya seperti apa, kan sudah habis kontraknya Oktober kemarin,” ujar Sapto.

Sapto pun mengingatkan Dinas PUPR tidak menjadikan cuaca sebagai alasan pembenaran molornya target target progres pembangunan jembatan. Pasalnya, diketahui di Samarinda dan Kaltim pada umumnya cuaca kadang tak menentu dan memang kerap menjadi kendala. Namun menurut Sapto harusnya hal itu sudah diantisipasi jauh hari.

“Kalau masalah sering hujan enggak usah diungkap karena semua orang tahu itu, kendala di Kaltim ini memang sering hujan, kalau perbandingannya 40 persen kendala alam, 60 persennya pekerjanya bisa kerja. Artinya kalau memang serius sudah dari awal misal pesan hanger dari luar negeri. Ini buktinya hanger saja belum datang,” urainya.

Seperti kita ketahui di berbagai media Kepala Dinas PUPR kaltim Taufik Fauzi mengatakan jika target rangka atas pada bentang tengah Jembatan Kembar meleset dari tanggal 19 November bisa tersambung dengan alasan hujan beberapa hari ,jadi memaksa pekerja menghentikan pekerjaan untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan. Taufik Fauzi juga menyebut, kondisi cuaca di Samarinda sangat memengaruhi cepat lambatnya proses pembangunan.

Namun untuk target secara keseluruhan pada Desember tahun ini, Taufik Fauzi saat dihubungi indcyber.com mengatakan tetap optimistis waktu tersisa satu bulan ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Saat ini ada beberapa pekerjaan yang masih dikebut kontraktor seperti pemasangan girder pada pilar 11 ke 12, 12 ke 13 pada sisi Samarinda Kota. Girder ini harus segera dipasang agar nantinya pemasangan bentang tengah bisa seimbang tanpa masalah.

“Insya Allah akhir November hanger besar dari Thailand akan datang melalui kapal dan di Desember kita bisa laksanakan pemasangan hanger dan pengaspalan jalannya,” terang Taufik.

Masyarakar Samarinda khususnya dan Kaltim pada umumnya sudah tak sabar untuk melalui Jembatan Mahakam IV yang akan menjadi ikon baru di Bumi Etam.

 132 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *