Sempat Menghilang 2 Jam, Akhirnya Bocah 6 Tahun Ditemukan Sang Ayah

Indcyber.com, Kutai Kartanegara – Seorang bocah berusia 6 tahun bernama Fahri warga jalan Sukmawira, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, sempat dikabarkan hilang oleh pihak keluarganya ketika sedang bermain. Namun setelah dilakukan pencarian selama 2 jam, akhirnya bocah tersebut di temukan sang ayah bersama bibinya di bawah meja kerja dalam keadaan selamat.

Kejadian ini bermula ketika sang bocah berusia 6 sedang bermain bersama ibu dan neneknya di depan halaman rumahnya pada Selasa 22/1/19 pagi sekitar 09.30 wita. Namun tak berlangsung lama bocah tersebut menghilang, dan keadaan pun menjadi panik serta heboh untuk mencari keberadaan bocah itu.

“ Tadi saya sempat melihat bocah itu bermain bersama ibu dan neneknya di depan rumah, entah mengapa tiba-tiba sang nenek berteriak mencari si cucu (red.bocah) dan meminta bantuan kepada warga di sekitar untuk mencari bocah tersebut,” terang Supiansyah, Ketua RT 10 Kelurahan Baru, Tenggarong kepada media ini.

Lebih lanjut, Supiansyah (61) mengatakan, pencarian terhadap bocah itu pun terus berlangsung di sekitar rumah, bahkan pihak keluarga juga sempat mencari bocah tersebut ke sekolah, masjid hingga ke selokan yang tak jauh dari rumahnya.

“ Selama 2 jam kami melakukan pencarian namun tidak temukan, dan akhirnya kami pun memutuskan untuk mencari bocah itu dengan media lain (ritual secara adat), sambil membaca matra-mantra di sekitar rumah tersebut,” beber Supiansyah.

Fahri bocah 6 tahun (berbaju orange) setelah ditemukan sang ayah dibawah meja kerja. Dan kini keadaan Fahri sudah normal kembali, setelah mendapatkan perwatan dari pihak keluarga.

 

Tak berlangsung lama, sekitar pukul 12.00 wita bocah berusia 6 itu akhirnya di temukan di bawah meja kerja sang ayah di dalam rumah dengan keadaan selamat. Dan pihak keluarga pun merasa lega bahwa bocah tersebut ditemukan.

“ Setelah dilakukan pencarian dengan media lain (ritual secara adat) akhirnya bocah itu ditemukan dibawah meja kerja di dalam rumah, padahal kami sudah bolak balik beberapa kali mencarinya di sekitar itu. Dan kami pun menduga bocah tersebut disembunyikan mahluk gaib, atau yang sering kami sebut dalam bahasa daerah Kutai di pukung Hantu Belau,” jelas Supiansyah.

Sementara itu, sang ayah bernama Deny (33) sempat berulang kali mencari sang buah hati di dalam rumah serta di dekat meja kerjanya, namun tidak ada tanda-tanda suara dari bocah tersebut, bahkan ayah bocah itu sempat duduk di meja kerja selama 10 menit.

“ Saya sempat dua kali duduk di meja kerja itu, tapi tidak ada tanda-tanda suara dari anak saya. Ketika ketiga kalinya mencari didekat meja tersebut bersama kakak saya, akhirnya saya pun menemukan sang buah hati saya, meski dalam keadaan belum bisa berbicara, dan ini diluar nalar kita selaku orang normal” ungkapnya.(fin)

 116 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *