Sutomo Jabir: Dalam Proyek Penanggulangan Banjir Sungai Guntung Masih Diperlukan Pemikiran Pemprov Kaltim Dan Pemkot Bontang

INDCYBER.COM,SAMARINDA– Pemkot Bontang mengucurkan anggaran sebesar Rp 12,8 miliar untuk penanggulangan banjir tahun ini. Angka itu terdiri dari tujuh paket pengerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), untuk program penurapan maupun normalisasi saluran drainase.

Penurapan Menyasar Sungai Bontang, Sungai Guntung, maupun saluran drainase dekat permukiman warga,Berkenaan dengan penurapan Sungai Bontang terdapat dua lokasi. Meliputi di Kelurahan Apiapi dan Gunung Telihan. Penurapan di Apiapi sepanjang 15 meter mencakup kedua sisi bibir sungai. Tinggi penurapan ialah 3,5 meter. Kondisi kini pinggir sungai masih berupa susunan batu.

Titik tepatnya mulai jembatan bawah turunan Mapolres Bontang ke permukiman di belakang Jalan Tennis kemudian rencana pengerjaan di Kelurahan Gunung Telihan lebih panjang yakni 290 meter. Akan tetapi pengerjaannya yakni hanya satu sisi. Tingginya empat meter. Titik proyek menyasar jembatan sebelum masuk bundaran Kanaan sebelah kanan jalan. Dari arah Terminal Bontang. Anggaran yang dikucurkan yakni Rp 5,8 miliar.

Sementara itu penanggulangan banjir di Sungai Guntung berwujud pemasangan boks culvert.Tepatnya di pertemuan antara anak dengan induk Sungai Guntung. Anggaran yang dibutuhkan ialah Rp 250 juta. Sebelumnya Sungai Guntung telah diturap pada tahun lalu. Panjangnya mencapai 1,7 kilometer. Pengerjaan itu bantuan dari Pemprov Kaltim. Total anggarannya sekira Rp 18 miliar.

Proyek penanggulangan banjir Sungai Guntung adalah salah satu proyek besar yang saat ini tengah ditinjau langsung ke lapangan oleh anggota DPRD Kaltim yang tergabung dalam Pansus LKPJ Gubernur Kaltim dengan tujuan untuk mengetahui dan menyingkronkan data terkait pengerjaan proyek yang berada di Kota Bontang.

Salah satu anggota pansus LKPJ Gubernur Kaltim yang ikut dalam rombongan tersebut adalah Politisi muda PKB Sutomo Jabir yang kebetulan ia dipilih menjadi wakil rakyat Dapil VI yang meliputi Bontang Kutim Berau.

Sutomo Jabir mengatakan jika proyek penanggulangan banjir Kota Bontang khususnya sungai guntung sudah dikerjakan sejak tahun 2019 dengan anggaran bankeu Provinsi Kaltim dan telah diselesaikan.

“Alhamdulillah dihari pertama tugas pansus LKPJ Gubernur Kaltim ini kita langsung meninjau proyek penanggulangan banjir Kota Bontang tepatnya di Sungai Guntung,karena proyek tersebut telah dikerjakan sejak tahun 2019 lalu dengan anggaran Bantuan Keuangan dari Pempek Kaltim dan saat ini telah diselesaikan,”ujar Sutomo Jabir kepada indcyber.com melalui pesan WhatsApp nya, Kamis (14/5/2020)

Selain itu pria kelahiran Samarinda ini menjelaskan jika masih perlu pemikiran dari Pemprov Kaltim maupun Perempuan Bontang sendiri karena menurut dia ada titik yang rumah warga di tepi sungai yang menyulitkan untuk dilakukan normalisasi.

“Proyek ini masih memerlukan pemikiran dari Pemprov maupun Pemkot,karena disana ada titik titik masih terdapat rumah warga di tepi sungai Guntung sehingga menyulitkan untuk dilakukan normalisasi tepatnya di titik 1.700 m dari laut,”urainya.

Politisi PKB yang terkenal vokal ini juga minta kepada Pemerintah Kota Bontang untuk memikirkan merelokasi warga yang bermukim di tepi Sungai Guntung dengan tujuan supaya bisa dilakukan penangannan banjir secara maksimal.

Adapun sisanya ialah pembangunan saluran drainase baru di Kelurahan Satimpo dan Normalisasi saluran drainase di tiga kecamatan. Bentuk normalisasi ialah pengerukan sedimen yang mengendap di saluran tersebut. Di samping itu, tahun ini Pemkot Bontang pun mendapatkan bantuan keuangan (Bankeu) untuk penanggulangan banjir sebesar Rp 40 miliar. Rencananya, anggaran itu diperuntukkan penurapan Sungai Bontang. Sasarannya dari jembatan samping SD Bethlehem ke bagian hulu sungai.

Sebagai informasi, banjir menyerang 8 kelurahan pada Juni lalu. Meliputi Kelurahan Gunung Telihan, Kanaan, Satimpo, Apiapi, Gunung Elai, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, dan Guntung

Adapun selain Sutomo Jabir, ikut serta dalam rombongan Pansus LKPJ Gubernur Kaltim adalah Agus Aras,Safuad serta didampingi oleh Pejabat Pelaksana Teknis Dinas PUPR Kaltim.

Penulis:Slamet Pujiono
Editor:Yani
Sumber: Indonesia Cyber

 404 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *