Sutomo Jabir Minta Seluruh Biaya Rapidtest Agar Digratiskan Bagi Masyarakat Kaltim

INDCYBER.COM, SAMARINDA-Mahalnya biaya rapidtest sangat membebankan masyarakat Kaltim, terutama bagi mereka yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan moda transportasi udara maupun darat dan laut.Karena setiap penumpang diwajibkan melakukan rapidtest terlebih dahulu sebagai bukti jika mereka benar benar sehat.

Perlu diketahui jika biaya sekali melakukan rapidtest masyarakat Kaltim harus merogoh kocek Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu sekali melakukan tes dan untuk sekali jalan, itupun rapidtest dilakukan secara mandiri tanpa ada campur tangan Pemerintah setempat.

Hal tersebut tentunya sangat membebankan masyarakat kecil apalagi baru pulih dari keterpurukan ekonomi.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir misalnya meminta kepada Pemerintah untuk menggratiskan seluruh rapidtest baik itu secara mandiri maupun massal.Politisi PKB Dapil Bontang Kutim Berau ini sangat berharap jika rapidtest bisa dilakukan secara gratis untuk masyarakat Kaltim.

“Kalau pribadi sebagai anggota DPRD Kaltim sebaiknya rapidtest itu digratiskan baik itu dilakukan secara mandiri atau massal karena sangat mahal dan menjadikan beban baru bagi masyarakat Kaltim yang tergolong kurang mampu apalagi kondisi saat ini kan baru pulih dari keterpurukan ekonomi,”ujar Sutomo Jabir kepada indcyber.com di ruang kerjanya,Senin (29/6/2020).

Sutomo Jabir juga mencontohkan mahasiswa yang hendak studi ke luar daerah harus merogoh kocek Rp 500 ribu untuk rapidtest swasta, sedangkan rapidtest yang dilakukan Pemerintah Rp 300 ribu.

“Sudah seharusnya Pemerintah hadir bagaimana caranya agar rapidtest ini gratislah.Sudah bansos lambat ditambah lagi rapidtest mahal,sekali lagi saya sebagai wakil rakyat sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menggratiskan seluruh biaya rapidtest bagi masyarakat Kaltim,”urainya.

Politisi muda PKB ini juga meminta agar rapidtest juga digratiskan bagi masyarakat Kaltim yang hendak bepergian ke Banjarmasin dengan menggunakan bus.

“Sekali lagi saya minta kepada Pemprov Kaltim untuk menggratiskan seluruh biaya rapidtest bagian masyarakat Kaltim sebagai wujud hadiah dari Pemerintah setelah hampir empat bulan diam di rumah.Kepada masyarakat Kaltim sendiri saya juga menghimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yakni cuci tangan pakai sabun atau pakai handsanitizer, memakai masker dan jaga jarak,”pungkasnya.

Penulis: Slamet Pujiono
Editor: Redaksi
Sumber: Indonesia Cyber

 371 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *