Tahapan Pemilu Sampai Detik Ini

Indcyber.com, SENDAWAR – Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) yang diaudit oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Barat (Kubar) untuk pemilu Presiden dan wakil Presiden berakhir per tanggal (2/1) tahap pertama.

Sedangkan tahapan pemilu sampai saat ini selain LPSDK dan penambahan 2 orang anggota PPK, ada juga logistik sebagaian yang sudah datang, kotak suara atau bilik, ada tinta dan sampul, serta alat kelengkapan di TPS dan segel.

Ketua KPU Kubar FX. Irianto saat memberikan penjelasan mengenai tahapan pemilu kepada beberapa wartawan diruangannya Jumat (4/1/2019) mengatakan bahwa saat ini yang akan dilakukan KPU adalah sosialisasi dan rekrutmen untuk penambahan 2 orang anggota PPK.

“ Sesuai keputusan MK bahwa yang semula anggota PPK hanya tiga orang, sekarang ada tambahan lagi dua orang, jadi kembali lagi seperti yang dulu jumlah anggota PPK menjadi lima orang,” kata FX. Irianto.

Dikatakan FX. Irianto, anggota yang ditambah 2 orang perkecamatan ini, semuanya sudah dilantik pada tanggal (2/1) lalu, dan totalnya 32 orang, ditambah 48 orang, total anggota PPK sekarang di 16 kecamatan berjumlah 80 orang, sama seperti yang dulu.

“ Sedangkan untuk LPSDK 16 parpol sampai saat ini masih ada 2 parpol yang belum sesuai pelaporannya,” ujar FX. Irianto.

Lanjut FX. Irianto, parpol yang belum sesuai diantaranya adalah parpol PPP yang tidak didata oleh bendaharanya karena hanya berbentuk barang dan tidak bisa masuk ke sistem, sedangkan yang satu lagi parpol PKS dengan pembukuan bendaharanya masih Nol, tidak terisi sama sekali.

“ Untuk data parpol yang punya dana terbesar sampai saat ini adalah parpol PDIP berjumlah Rp. 430.101.060,- sedangkan dana yang terendah adalah parpol PPP berjumlah Rp. 3.250.000,- ,” ujar FX. Irianto.

Ia mengatakan, meskipun ada parpol yang belum sesuai memberikan LPSDK, berdasarkan ketentuan tidak ada sangsi yang akan diterima oleh parpol yang bersangkutan, karena tahapan laporan audit dana kampanye masih terus berlanjut.

Ketua KPU menghimbau kapada semua lapisan masyaraka untuk selalu waspada menyikapi berita hoax, yang baru – baru ini ada beritanya 7 kontainer surat suara yang sudah di coblos, itu semua tidak benar alias hoax.

Ia mengatakan, Karena sampai saat ini desain dari pada surat suara tersebut belum selesai, atau belum cetak, kemudian untuk validasi surat suara untuk paslon 1 dan 2 ditentukan pada tanggal (4/1/2019).

“ Jadi masyarakat jangan terpancing dengan isu – isu yang tidak bertanggung jawab, atau percaya sama berita Hoax, kalau ada isu yang kurang jelas mengenai pemilu, tanyakan saja langsung ke KPU untuk lebih jelasnya,” tutup FX. Irianto. (arf)

 131 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *