Telah Hadir Sekolah Adat Terentau Jue Bulau

Indcyber.com, SENDAWAR – Adat Istiadat dan Budaya di salah satu daerah harus terus dilestarikan, seperti halnya di Kutai Barat (Kubar), dan salah satu sekolah Adat yang ada di Kampung Dingin, kecamatan Muara Lawa, melestarikan sekolah Adat Terentau Jue Bulau, untuk menciptakan generasi muda agar tidak meluapakan adat dan budayanya.

Kepala sekolah Adat Terentau Jue Bulau Rapi pada Kamis (29/8/2019) mengatakan pada media Indonesia Cyber bahwa, terbentuknya sekolah adat Terentau Jue Bulau ini atas inisiatip para tokoh adat komunitas Tementekng, hal ini disebabkan banyaknya generasi muda yang terpengaruh oleh kemajuan jaman, sehingga nilai – nilai adat istiadat yang telah diwariskan oleh leluhur mulai tergerus dan semakin hari semakin memperihatinkan.

Dikatakan Rapi bahwa, banyak program yang dikembangkan oleh sekolah adat Terentau Jue Bulau dikampung Dingin, kecamatan Muara Lawa, agar ke eksistensinya masyarakat adat komunitas Benuaq Tementakng tetap terjaga walaupun diera kemajuan teknologi yang mungkin saja akan mempengaruhi pola – pola kehidupan masyarakat adat.

“ Kami membentuk sekolah Adat Terentau Jue Bulau ini pada tanggal 11 Juni 2018 lalu,” kata Rapi.

Lanjutnya, ini semua atas inisiatip kaum perempuan adat kampung Dingin, dan juga para tokoh adat komunitas Tementakng, dengan harapan dapat memberikan konsribusi dan dukungan dalam pembangunan Kubar yang semakin adil, mandiri, dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan sumber daya manusia.

“ Dengan  terbentuknya sekolah adat Terentau Jue Bulau ini, Kami akan tetap memelihara warisan leluhur melalui pendidikan sekolah adat yang sudah terbentuk satu tahun ini,” ujar Rapi.

Rapi menuturkan bahwa arti daripada “ Terentau Jue Bulau ini” adalah :

Teretau – adalah nama gunung yang berada di Komunitas Tementekng.

 Jue      – adalah burung yang sangat indah dan cantik yang mempunyai bulu     berwarna –              warni, hal ini melambangkan keragaman anggota kumunitas Benuaq Tementakng,             serta melambangkan persatuan walaupun berbeda beda tetapi tetap satu melakukan sempekat sempawat.

Bulau    –   adalah suatu hal yang sangat berharga berhubungan dengan nilai-nilai dari adat istiadat yang telah dipertahankan dan dilestarikan  oleh anggota komunitas benuaq tementakng.

Tujuan daripada Sekolah Adat Terentau Jue Bulau ini, Meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, serta keterampilan untuk hidup mandiri berdasarkan adat istiadat yang telah diwariskan oleh leluhur, menumbuhkembangkan rasa percaya diri terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung di Komunitas, menggali potensi generasi muda Komunitas Tementakng, Agar mempunyai sarana atau wadah untuk mengembangkan berbagai potensi minat dan bakat generasi Komunitas Tementakng.

“ Dengan adanya Sekolah Adat maka akan mengurangi kegiatan generasi yang kurang bermanfaat,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, bahwa jumlah murid saat ini ada 14 orang, dan tenaga relawan pengajar ada 11 orang, termasuk kepala adat dan petinggi kampung Dingin.

Sedangkan Materi yang diajarkan saat ini, Menari, Belajar membuat sentangoq (jerat binatang berukuran kecil), Nyurat (mengukir di atas kertas), Belajar berbahasa komunitas (Benuaq Tementakng) dan membuat alat-alat tradisional. (arf)

 1,996 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *