Walikota Samarinda Buka Peluang Perusahaan Swasta Mengelola Parkir

Walikota Samarinda DR Andi Harun usai Talk Show Coffee Morning”Walikota Menyapa”.(foto:sriyono/indcyber.com)

Penulis:Sriyono
Editor:Slamet Pujiono

SAMARINDA,INDCYBER.COM – Permasalahan Pengelolaan Parkir
di Kota Samarinda menjadi Salah satu Program Utama 100
Hari Kepemimpinan Dr. Andi Harun dan Dr. Rusmadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Samarinda saat mengisi
acara Talk Show Coffe Morning, Garapan Diskominfo Samarinda
dan RRI, dengan tema ” Walikota Menyapa” di Aula Rumah Jabatan
Walikota Samarinda,Vidcom Via Zoom. Rabu ( 17/3/2021)pagi.

Hadir langsung dalam kegiatan ” Walikota Menyapa” Kepala Kominfo,
Plt Kadishub,Kepala Perdagagan, Kepala Dinas Sosial,Kepala DLH, Kasatpol PP,
Kepala Bappeda serta hadir Via Zoom, Camat, Lurah dan RT.

Tagline Salam Perubahan dan Berani berubah kelihatannya bukan
isapan jempol belaka, Andi Harun-Rusmadi mulai realisasikan
dengan kerja kerja nyata dilapangan, salah satunya pengaturan
lahan parkir.

Walikota Samarinda DR Andi Harun menginginkan kedepan tidak
adalagi permasalahan kemacetan di karenakan parkir di sembarang
tempat.

“Pemerintah kota Samarinda membuka peluang selebar – lebarnya
kepada Perusahaan Swasta atau masyarakat untuk ikut mengelola
lahan parkir yang ada di kota samarinda.Dalam Aturan Pemerintah tidak boleh mengelola jasa parkir
secara langsung, maka dalam pelaksanaanya pemerintah menggun
akan pihak kedua, yaitu perusahaan Swasta atau masyarakat dengan
sistem bagi hasil,”ungkap Andi Harun.

Perlu diketahui Pemerintah nanti akan menggunakan Elektronik Parkir (E-Parkir )dalam pengelolaanya agar tidak ada lagi kecurangan dalam hal
pendapatan dari pengelolaan parkir kedepannya, dalam hal
mekanisme pembayaran parkir nantinya bisa menggunakan Debit,Kartu
kredit, Gopay intinya semua pembayaran bisa, asal menggunakan
sistem Elektronik.

“Untuk masalah oknum atau preman yang membekingi pengelolaan parkir,
pemerintah akan mengambil tidakan dengan cara pendekatan terlebih dahulu,
andaikata tidak bisa ditertibkan terpaksa kita ambil tindakan
tegas.Pemerintah jangan sampai di atur oleh preman,”tegas Andi Harun.

100 persen semua mendukung kegiatan penertiban dan penataan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda ini pertanda masyarakat menginginkan perubahan untuk Kota Samarinda.(advertorial)

 157 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *