FESTIVAL PULAU PANGEMPANG ANGKAT EKONOMI KERAKYATAN PESISIR KUKAR

Indcyber.com, Kutai Kartanegara – Guna memperkenalkan potensi yang berada di pesisir Kutai Kartanegara, sejumlah komunitas di Kecamatan Muara Badak akan menggelar kegiatan bertajuk Festival Pulau Pangempang pada tanggal 23 hingga 24 Februari 2019 mendatang.

“Event tahunan yang kedua ini akan berlangsung di Pantai Panrita Lopi, Pulau Pangempang, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, dengan tujuan untuk meperkenalkan secara luas potensi serta keindahan yang dimiliki di wilayah persisir Kukar ini,” kata Daeng Ahmad selaku penggagas kegiatan Festival Pulau Pangempang.

Daeng Ahmad atau lebih akrab disapa Daeng Lompo mengatakan, kegiatan itu sendiri juga bertujuan untuk meningkatkan daya tanggap Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah pesisir. Pasalnya, selama ini hanya bisa melihat saja, akan tetapi tidak memahami bagaimana menangkap peluang usaha yang sudah ada didepan mata.

“Melihat hal itu, saya mengajak beberapa teman diskusi, dimana saya merasa sangat tertinggal di daerah ini, dan akhirnya tercetus lah Festival Pulau Pangempang sebagai bentuk peningkatan dan mengangkat potensi wisata maritim sebagai peluang ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Daeng Lompo menjelaskan, kegiatan Festival Pulau Pengempang itu sendiri juga melibatkan sejumlah komunitas serta Instansi terkait di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, agar dapat mengangkat dan memperkenalkan secara luas potensi yang di miliki di wilayah pesisir Kukar ini.

“Dalam Kegiatan ini ada sejumlah komunitas yang terlibat yaitu, komunitas KPL2B, Jejak Pesisir, PPMB, Club Motor se-Muara Badak, Pokmaswas, Pokdarwis, Angkatan Laut, Perpustakaan Jalanan dan komunitas penyelam atau lebih dikenal Eksplore Coralreef,” bebernya.

Pada Festival Pulau Pengempang ini juga, akan ada beberapa kegiatan yang tentunya memberikan edukasi kepada masyarakat Muara Badak khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan memelihara potensi wisata maritim di pesisir Kukar.

“Festival Pulau Pengempang ini akan diisi berbagai kegiatan seperti, sepak bola pantai, volley pantai, pentas seni budaya, kuliner, camping seru dan diskusi. Selain itu, juga ada kegiatan transpalasi atau penanaman terumbu karang yang dilakukan oleh teman-teman komunitas penyelam atau Eksplore Coralreef,” beber Daeng Lompo lagi.

Daeng Lompo berharap, melalui kegiatan ini tentunya akan menjadi perhatian khusus pemerintah daerah agar wisata di pesisir Kukar lebih dikenal secara luas, serta dapat memberikan edukasi kepada generasi muda di Muara Badak dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menuju usaha mandiri.

“Harapan saya, setelah acari ini tentunya menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah agar wisata ini lebih dikenal secara luas. Selain itu, saya berharap agar kiranya pemerintah daerah juga dapat memberikan pelatihan kepada generasi muda di Muara Badak guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menuju usaha mandiri,” imbuhnya.(fin)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *