Categories: BERANDAKutai Barat

Bupati Lepas Peserta Borneo Equator Exedition (BEE) di Sendawar

Indcyber.com, SENDAWAR – Peserta Penjelajah Bumi Kalimantan, Borneo Equator Expedition (BEE) dilepas keberangkatannya oleh bupati FX. Yapan SH di alun – alun Itho, Sendawar Kutai Barat (Kubar) pada Rabu (06/12/2019) pukul 09.00 Wita.

Ajang event jelajah Internasional, Indonesia Offroad Federation (IOF) yang diikuti Sebanyak 5 sepeda motor, 23 mobil,  total anggota 73 orang terdiri dari tiga orang manca negara, Amerika, Australia dan belanda.

Bupati FX. Yapan dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah Kubar sangat bangga telah dijadikan titik point dari penyelenggaraan event Internasional tersebut. Dan diharapkan memberikan dampak positip akan pengenalan alam asri Kubar bukan hanya dimata nasional bahkan dimata Internasional.

“ Saya berharap masyarakat mendukung kegiatan ini, dan kita bersama memajukan Bumi Taana Purai Ngeriman ini,” ujarnya.

Yapan menuturkan, dengan banyaknya peserta dari luar daerah maupun .luar negeri, diharapkan Kubar dapat dijadikan ajang promosi yang baik di luar sana, dan berimbas positip bagi kemajuan Kabupaten Kutai Barat kedepannya.

“ Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung serta membantu mulai dari persiapan hingga terlaksananya kegiatan ini,” ucapnya.

Sementara itu pimpinan rombongan yang juga mentan Kapolri Roesmanhadi menyampaikan bahwa event ini adalah perjalanan nostalgia dari 10 tahun yang silam.

“ Pada tahun 2009 yang lalu saya dan teman – teman sudah pernah menjelajahi hutan Kubar ini,” kata Roesmanhadi.

Ia menuturkan sangat terkesan dengan Kubar yang demikian pesat perkembangannya, jauh sekali dibandingkan sepuluh tahun yang lalu ketika rombongan ini melawati Kubar.

“ Saya berharap sepuluh tahun yang akan datang, kita bisa bertemu lagi seperti ini untuk reonian di Kubar, karena event ini hanya dilakukan sepuluh tahun sekali, mudahan kita semua masih diberi umur yang panjang oleh yang maha kuasa,” ujarnya.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) IOF Kubar, Marto Yosan, lebih akrab di panggil Ocan didampingi ketua KNPI Sumardi menyampaikan bahwa offroad di Kubar memang masih baru terbentuk belum genap satu tahun, akan tetapi peminatnya sangat banyak sekali.

“ Untuk para peserta BEE ini bukan hanya sekedar melintas dan menjelajah saja, akan tetapi mereka ini sambil melakukan kegiatan sosial disepanjang perjalanan apabila bertemu dengan kampung – kampung yang dilewatinya,” kata Ocan.

Ia menuturkan, khusus untuk anggota IOF Kubar ini kedepannya mempunyai program akan melakukan event di kabupaten Sangata pada bulan Maret 2020 mendatang

Sekedar diketahui bahwa anggota IOF Kubar saat ini sebanyak 33 orang. (arf).

andi febri

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

1 week ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

2 weeks ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

2 weeks ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

2 weeks ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

2 weeks ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

2 weeks ago