Categories: BERANDAPOLITIK

CAMAT SEPAKU :Kami Minta KPU Penajam Paser Utara Untuk Segera Sosialisasi Ke Wilayah Kami

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Pemilu Serentak Tahun 2019 sudah semakin dekat yakni jika dihitung kurang lebih tinggal empat puluh dua hari lagi, tepatnya tanggal 17 April 2019 dengan waktu Sebelas Menit dibilik suara guna menggunakan hak pilih kita menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan.

Namun tentunya masih banyak masyarakat yang belum paham dengan tata cara pencoblosan pada Pemilu Tahun ini, karena adanya lima surat suara yang berbeda dari DPRD tingkat kota sampai pusat hingga Pemilihan Presiden.

Minimnya sosialisasi terkait Pemilu serentak tahun ini juga dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara yang disampaikan oleh Camat Sepaku Risman Abdul, S.Sos disela menghadiri Rakor Forkopimda di Pendopo Lamin Etam mendampingi Bupati Penajam Paser Utara H Abdul Gafur Mas’ud, S. E.Rabu (06/03/2019).

Risman mengatakan jika selama ini sangat minim sosialisasi ke masyarakat di wilayahnya padahal Pemilu Serentak sudah diambang pintu, sementara pihak Kecamatan ditekan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam memberikan hak suaranya.

“Terus terang saya sampaikan jika selama ini di wilayah kami Kecamatan Sepaku tidak pernah dilakukan sosialisasi Pemilu Serentak oleh KPU Kabupaten Penajam Paser Utara, jika kita melihat kan ada lima surat suara dengan warna yang berbeda dan tidak semua surat suara ada fotonya, “ujar Camat Sepaku, Risman Abdul, S.Sos kepada indcyber.com disela Rakor Forkopimda.

Memang dalam Pemilu Serentak Tahun ini ada lima surat suara yang berbeda dan hanya surat suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden serta surat suara DPD yang ada fotonya.

“Kami tak bosannya menyampaikan ke PPK untuk sering melakukan sosialisasi ke masyarakat agar Pemilih dapat memahami serta mengerti tata cara pencoblosan di bilik suara nantinya dan jangan sampai suara masyarakat itu sia-sia hanya karena minimnya sosialisasi dari KPU Kabupaten Penajam sendiri, “imbuh Risman Abdul S. Sos yang menjabat Camat Sepaku dari Tahun 2013 hingga sekarang.

Perlu diketahui jika DPT untuk Kecamatan Sepaku sendiri mencapai 26.866 dengan jumlah TPS sebanyak 106 TPS yang tersebar di 15 Desa dan Kelurahan.

Besar harapan Camat Sepaku agar Pemilu Serentak Tahun ini berjalan aman, damai dan lancar.

“Saya pribadi maupun atas nama seluruh masyarakat Kecamatan Sepaku berharap agar suara masyarakat tidak sia sia hanya karena minimnya sosialisasi, agar Pemilu Tahun ini bisa berjalan aman, damai dan rahasia berharap KPU Penajam segera melakukan sosialisasi ke tingkat bawah dalam hal ini tingkat Kecamatan dan Kelurahan khususnya di wilayah Kecamatan Sepaku, “pungkas Risman Abdul, S.Sos.

Jika melihat dari apa yang telah disampaikan oleh Camat Sepaku, seluruh masyarakat Kecamatan Sepaku siap Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 dengan berharap tetap ada sosialisasi dari KPU Kabupaten Penajam dengan sisa waktu yang ada. (sp).

Redaksi -

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

7 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

1 week ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

1 week ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

1 week ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

1 week ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

2 weeks ago