Categories: BERANDAKutai Barat

Tahapan Pelipatan Surat Suara di KPU Masuk Hari ketiga.

Indcyber.com, SENDAWAR – Memasuki hari ketiga, hasil pelipatan surat suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Barat (Kubar), baru memasuki tahapan surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Hal ini di sampaikan oleh sekretaris KPU Kubar Samsuniq di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tanaa Purai Ngeriman Kubar, komplek perkantoran pemkab Kubar, tempat pelipatan surat suara berlangsung, pada Rabu (6/3/2019).

Dikatakan samsuniq, kurangnya antusias masyarakat ikut dalam kegiatan pelipatan surat suara tersebut, dikarenakan upahnya terlalu kecil, hanya Rp. 90 rupiah saja per lembar, sedangkan makan dan minum mereka harus bawa sendiri dari rumah, padahal tahun 2012 yang lalu Rp. 200 rupiah per lembar, ini menurun seratus persen lebih.

“ Kami akan mengajukan tambahan upah ini ke KPU RI atau pusat, agar pelipatan surat suara banyak yang berminat dan lebih cepat selesai,” kata Samsuniq.

Dikatakan Samsuniq, kalau pelipatan surat suara ini hanya memakai tenaga yang cuma 96 orang ini bisa memakan waktu kurang lebih 9 – 10 hari, itu baru perkiraan, karena jam kerjanya ibu – ibu mulai jam 08.00 wita sampai 16.00 wita saja.

“ Sampai hari ketiga ini baru selesai dua item surat suara saja, yaitu Pilpres dan DPD RI,” ujar Samsuniq.

Lanjutnya, dari hasil sortiran yang sudah selesai, untuk surat suara pilpres yang baik berjumlah 117.358 surat suara, sedangkan yang rusak berjumlah 157 surat suara, sedangkan surat suara DPD RI yang baik berjumlah 116.823 surat suara, dan yang rusak 364 lembar surat suara.

“ Untuk tahapan selanjutnya yang akan dilipat surat suara DPR RI,” kata Samsuniq.

Samsuniq menyebutkan bahwa surat suara yang akan dilipat saja yang dibawa ke BPU, sedangkan yang belum dilipat masih di simpan di gudang kantor KPU Kubar. karena surat suara ini sangat riskan sekali dan dijaga ketat oleh aparat keamanan tepatnya polres Kubar.

Sejauh ini surat suara yang rusak ada bermacam – macam rusaknya, ada kena noda tinta, ada yang kena lobang staples, dan yang banyak rusak ini di surat suara DPD RI, sedangkan di surat suara Pilpres tidak seberapa.

Dengan harapan kepada KPU RI dapat merealisasikan permohonan penambahan upah pelipatan ini, agar lebih banyak lagi masyarakat yang mau ikut berpartisipasi melipatnya, dan mohon dukungan serta kerjasamanya dari semua pihak terkait. (arf)

Redaksi

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

7 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

1 week ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

1 week ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

1 week ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

1 week ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

2 weeks ago