indcyber.com, Bandar Lampung – Kongrress 1 Luas Biasa DPP Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) 27/11/2019, di Hotel Novotel Lampung, Kalimantan Timur masuk pada Komisi Tim Perumus AD ART ( Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ).
Aminuddin Mapparessa Wakil Ketua I dan Susanto Miady Sekretaris DPD AWPI Kaltim, mengusulkan dan menambahkan pada klausul usaha organisasi perkebunan dan Pertanian, dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur milik pemerintah untuk di kembangkan dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya.
“ Saya mengusulkan untuk di tambahkan usaha perkebunan dan pertanian di lahan tidur milik pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Saya berharap AWPI dapat mengelolanya. “ Ujar Aminuddin dihadapan tim perumus lainnya se-Indonesia.
Pengodokan dan perumusan AD ART yang berlangsung sejak pagi hingga Siang telah berhasil di tuangkan, termasuk Komisi Tim Perumus Program dan Kode Etik di tandai dengan penandatanganan bersama.
Usai Komisi Tim perumus bekerja, dilanjutkan dengan pelantikan DPD AWPI Kaltim oleh Ketua Umum yang baru Hengki Ahmat Jazuli dan Sekjen Hendaryanto, mewakili kaltim dalam pelantikan Susanto Miady selaku mendataris dengan menandatangi Fakta Integritas Sumpah dan janji Jabatan sebagai Ketua DPD Kaltim.
“ Kedepan dalam waktu dekat ini, kita akan buka pleno DPD AWPI Kaltim, untuk menjaring ketua dan menyusun kepengurusan, selanjutnya akan kita laporkan kepada Ketum untuk dibuatkan SK. Amanat ketua umum kepada saya, untuk menjaga DPD AWPI Kaltim untuk terus dikembangkan dan melebarkan sayap, akan kita jalankan bersama-sama anggota lainnya yang berkomitmen membangun AWPI Kompak, Jaya dan Maju yang menjadi motto kita sekarang.” Ujar Susanto Miady.
Sementara itu terkait Kongress 1 Luar Biasa, Susanto Miady, mengatakan bahwa itu semua sudah sesuai dengan mekanisme berdasarkan AD ART Organisasi, tidak ada cacat hukum, Kongress 1 Luar Biasa Lampung Legal. “ Ketum dalam jumpa Pers di Hotel Novotel Lampung, sudah jelas beliau mengatakan silahkan laporkan Kongress 1 Luar biasa itu, Nanti kita bertemu di pengadilan Manapun beliau siap. Namun Ketum Baru juga tetap santun mengajak Mantan ketum untuk duduk bersama berbicara dengan kepala dingin, karena pada dasarnya AWPI adalah milik bersama, dan semua orang ingin mengembangkan dan memajukan AWPI,“ Kata Susanto Miady.(ST/AP)
SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…
SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…
JAKARTA, indcyber.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghentak publik lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT)…
Samarinda, indcyber.com — Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Samarinda, Elly Nuchritia Nova, meninjau langsung…
SAMARINDA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sweet Memories Kafe &…
Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…