TENGGARONG, indcyber.com — DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak tinggal diam melihat keluhan masyarakat terkait ancaman banjir dan lingkungan. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, lembaga legislatif ini menegaskan komitmen penuh untuk mengawal tuntas penanganan penyempitan Sungai Loa Janan.
Langkah taktis dan strategis ini diambil sebagai respons cepat atas aspirasi mendesak dari Pemerintah Desa Loa Janan Ulu demi menyelamatkan masa depan lingkungan dan kenyamanan warga setempat.
Sinergi Lintas Sektor: Solusi Konkret di Depan Mata
RDP yang digelar di Ruang Rapat Banmus Sekretariat DPRD Kukar ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi I DPRD Kukar, Hairendra, jajaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Bappeda, Camat Loa Janan, Kepala Desa Loa Janan Ulu, hingga Kepala Dusun Gunung Pagar.
Pertemuan padat solusi ini membedah empat poin krusial penataan kawasan, yaitu:
-
Normalisasi alur sungai untuk mengembalikan kapasitas debit air secara optimal.
-
Solusi tuntas penyempitan Sungai Loa Janan akibat sedimentasi dan alih fungsi lahan.
-
Pembangunan infrastruktur drainase yang terintegrasi secara masif.
-
Optimalisasi gorong-gorong dan sodetan guna memperlancar aliran air saat curah hujan tinggi.
“Jangan Berlarut-Larut, Masyarakat Butuh Aksi Nyata!”
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, dengan tegas menyampaikan instruksi agar seluruh stakeholder terkait bergerak cepat melakukan kajian teknis yang komprehensif. Menurutnya, persoalan infrastruktur dasar dan lingkungan ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan tidak boleh ditunda-tunda.
“Permasalahan normalisasi ini perlu segera dilakukan kajian teknis sebagai dasar penanganan yang tepat. Kita tidak ingin masalah ini berlarut-larut dan merugikan masyarakat,” tegas Ahmad Yani di hadapan para kepala dinas dan unsur pimpinan wilayah.
Selain fokus pada pembangunan fisik, DPRD Kukar juga mendorong adanya langkah preventif berupa sosialisasi aktif kepada masyarakat. Edukasi ini penting untuk membangun kesadaran bersama terkait risiko lingkungan serta menjaga keberlangsungan infrastruktur yang akan dibangun.
Komitmen DPRD Kukar: Pengawalan Anggaran hingga Eksekusi Lapangan
Sebagai wakil rakyat yang responsif, DPRD Kukar memastikan hasil kajian teknis dari RDP ini akan dijadikan landasan hukum serta acuan strategis bagi Pemerintah Daerah dalam mengalokasikan program pembangunan.
Dengan sinergi yang kuat antara DPRD, eksekutif, dan pemerintah tingkat kecamatan hingga desa, warga Loa Janan Ulu kini dapat menaruh harapan besar bahwa masalah menahun terkait Sungai Loa Janan akan segera tuntas secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Bagikan informasi ini agar semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kutai Kartanegara!(adv)