Ekti :Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas Saya

INDCYBER.COM, SAMARINDA – Mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Kubar dan Mahulu serta didorong oleh Partai Gerindra yang menaungi dalam perjalanan di kancah perpolitikan Ekti Imanuel berhasil lolos duduk di kursi DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Ekti Imanuel maju sebagai calon anggota DPRD Kaltim dan kini telah terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2019-2024 bukan tanpa alasan karena melihat kondisi Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu yang masih jauh tertinggal dalam pembangunan infrastruktur disegala bidang khususnya infrastruktur jalan.

Pria yang juga Ketua PBVSI Kaltim ini mengatakan bahwa masih banyak yang selama ini dikeluhkan masyarakat baik di Kubar maupun Mahulu saat kampanye yaitu rusaknya serta minimnya infrastruktur yang menghubungkan antar kedua kabupaten tersebut,ia berjanji akan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat sehingga kedepan bisa menarik APBD Kaltim untuk memperbaiki infrastruktur yang kurang memadai.

“Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kubar Mahulu yang telah mempercayakan saya untuk duduk di kursi Dewan Provinsi Kalimantan Timur sebagai wakil rakyat dan seluruh pengurus partai yang juga telah mempercayakan saya duduk di Komisi III yang membidangi pembangunan infrastruktur. Jelas saya akan terus berjuang untuk membenahi infrastruktur jalan khususnya di Kubar dan Mahulu bisa terwujud mulus, “ujar Ekti Imanuel kepada indcyber.com di ruang kerjanya, Selasa (22/10/2019).

Selain itu Ekti juga menyampaikan akan memperjuangkan peningkatan jalan utama yang menghubungkan antara Kubar dan Mahulu karena jalan yang ada saat ini dalam kondisi sangat memprihatinkan sehingga warga lebih memilih lewat jalur sungai ketika hendak ke Mahulu maupun sebaliknya.

“Kebetulan saya duduk di Komisi III dan kedepannya saya akan memperjuangkan untuk meningkatkan akses jalan penghubung antara dua kabupaten tersebut sehingga perekonomian masyarakat sekitar lancar dan kebutuhan pokok juga terjangkau kalau lewat jalur sungai segala kebutuhan pokok jadi mahal karena mereka harus sewa kapal dan lainnya, “urainya.

Menurutnya saat ini ketika sudah berdiri sendiri Kabupaten Mahulu segala kebutuhan pokok untuk kepentingan masyarakat luas menjadi semakin mahal karena salah satu faktornya karena mereka susah untuk melalui jalan darat sehingga lebih memilih jalur sungai.(adv/sp)

Redaksi -

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

2 days ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

5 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

5 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

6 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

7 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

7 days ago