Infrastruktur Jalan, Air Bersih Hingga Limbah Perusahaan Yang Masih Jadi Problem Di Masyarakat

INDCYBER.COM, KUKAR – Setelah dilantik dua bulan yang lalu dan setelah terbentuk AKD, 55 anggota DPRD Kaltim langsung tancap gas melakukan berbagai macam kegiatan. Yang salah satu diantaranya kegiatan menjaring aspirasi masyarakat di Dapil masing-masing anggota DPRD Kaltim.

Masa Reses Sidang I tahun 2019 dilaksanakan dari tanggal 28 Oktober hingga 4 November mendatang. Politisi Partai Gerindra Achmed Reza Pahlevi misalnya langsung melakukan reses di beberapa desa seperti Muara Badak, Marangkayu serta kampung Gintung desa Loa Duri Ulu.

Dari masing masing desa yang ia kunjungi hampir semua masyarakat menyampaikan aspirasinya mula dari infrastruktur jalan, air bersih hingga pencemaran limbah sebuah perusahaan batu bara di kawasan kampung Gintung desa Loa Duri Ulu.

“Dari hasil reses di beberapa konstituen saya baik di Muara Badak, Marangkayu, Kampung Gintung masyarakat masih mengeluhkan terkait  infrastruktur jalan, air bersih, dan untuk masyarakat di Kampung Gintung warga di sana mengeluhkan pencemaran limbah air dari salah satu perusahaan batu bara,”ujar Reza Pahlevi kepada indcyber.com.

Dalam hal ini Reza menampung semua usulan dan aspirasi masyarakat untuk kemudian diperjuangkan untuk mendapatkan anggaran agar fasilitas umum tersebut dapat terealisasi sehingga tercapai pembangunan yang merata dan masyarakat hidup dengan sejahtera.

Namun karena menyadari jika ia anggota DPRD Kaltim baru maka semua aspirasi tersebut tetap di akomodir dan diperjuangkan di anggaran perubahan tahun 2020.

“Untuk saat ini kita akomodir dulu , insyaallah akan kita anggarkan di perubahan 2020.Terkait pencemaran air limbah salah satu perusahaan batu bara tentu perlunya kerja sama dan sinergitas dengan stakeholder terkait,”pungkas Reza.(adv/sp)

Redaksi -

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

1 day ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

4 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

5 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

6 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

6 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

6 days ago