Categories: BERANDANASIONAL

Ketua DPW PWDPI Lampung Ingatkan: Kasus Dendi Jangan Ditukar dengan Hibah

Indcyber.com, Bandar Lampung, — Publik Lampung dikejutkan dengan kabar penggeledahan yang dilakukan tim Kejaksaan Tinggi Lampung di kediaman mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona. Penggeledahan tersebut diduga terkait pengembangan kasus korupsi PDAM pada Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran yang menyeret nama Dendi.

Ketua DPW Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Lampung menyatakan apresiasi atas langkah cepat aparat hukum, namun juga mengingatkan agar kasus ini jangan sampai diperdagangkan dengan dana hibah.

“Saya mengapresiasi Kejati Lampung yang berani mengusut kasus korupsi di lingkungan Pemkab Pesawaran, apalagi menyentuh nama mantan bupati. Tetapi saya tegaskan, kasus ini jangan sampai ditukar dengan hibah. Itu akan jadi preseden buruk bagi semangat pemberantasan korupsi di Lampung,” tegasnya.

Ketua DPW PWDPI menekankan agar Kejati bekerja profesional, transparan, dan menuntaskan perkara tanpa kompromi.

“Masyarakat butuh keadilan, bukan sandiwara hukum. Jangan ada deal-dealan dengan hibah, jangan main mata dengan kekuasaan. Korupsi adalah musuh bersama, dan Kejati Lampung harus membuktikan komitmennya,” imbuhnya.

Diketahui, Dendi Ramadhona merupakan suami dari Bupati Pesawaran yang masih menjabat saat ini. Fakta ini, menurut Ketua DPW PWDPI, semakin menuntut Kejati bekerja ekstra hati-hati agar publik tidak menaruh curiga adanya intervensi politik.

“Semua orang tahu siapa Bupati Pesawaran sekarang. Beliau istri dari Dendi. Justru karena itu Kejati harus membuktikan profesionalismenya, jangan sampai publik menilai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” katanya menutup pernyataan.

Masyarakat Pesawaran pun menyuarakan hal senada, berharap Kejati Lampung tidak berhenti di tengah jalan dan berani membuka seluruh fakta kasus korupsi yang diduga merugikan daerah.(AA/RA)

indcyber

Recent Posts

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

3 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

3 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

4 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago

OTT KPK Bongkar Mafia Pertanahan: Pejabat ATR/BPN Ditangkap, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Disita

JAKARTA, indcyber.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghentak publik lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT)…

6 days ago