Indcyber.com, MAHULU – Sebanyak Lima (5) Kecamatan yang terdiri dari 50 Kampung, para peserta kontingen festival Hudoq Cross Border yang berada di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), pada berdatangan Rabu Sore (23/10/2019) di Pelabuhan Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun.
Begitu juga dengan tamu undangan Walikota Samarainda Syaharie Ja’ang beserta istri disambut Bupati Mahulu, Boni Fasius Belawan Geh, didampingi Sekdakab Yohanes Avun, ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, Kadis Disparpora Kristina Tening, serta para pimpinan OPD dilingkup Pemkab Mahulu.
Rombongan Walikota Samarinda beserta kontingen dari kecamatan dan kampung disambut dengan ritual adat Napoq oleh tetua adat di Pelabuhan Ujoh Bilang.
Walikota dan rombongan beserta Bupati Mahulu mengikuti proses ritual adat penyambutan dengan penuh khidmat dibawah teriknya matahari siang bolong.
Usai ritual penyambutan para tetua adat memakaikan topi kepada Walikota dan juga pernak pernik khas Mahulu seperti gelang dan kalung yang terbuat dari manik – manik.
Setelah selesai acara penyambutan ritual adat, Syaharie Ja’ang dan rombongan didampingi Bonifasius Belawan Geh melanjutkan berjalan kaki menuju penginapan untuk beristirahat.
Rabu malamnya dilanjutkan jamuan makan malam serta ramah tamah oleh Bupati dan juga Walikota dengan rombongan kontingen dari beberapa kecamatan dan kampung yang sudah berdatangan di tempat acara tersebut. (arf)
TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…
LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…
TENGGARONG, indcyber.com — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…
SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…
Tenggarong, indcyber.com — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…
TENGGARONG, indcyber.com — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…