Samarinda, indcyber.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur menggelar Rapat III di Sekretariat DPD ABPEDNAS Kaltim, Jalan Gajah Mada Lantai 3, Gedung Lembaga Budaya dan Adat Kutai (LBAK) Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu pukul 15.00 Wita. Agenda utama rapat kali ini adalah melakukan revisi kepengurusan guna meningkatkan efektivitas dan optimalisasi jalannya organisasi.
Langkah restrukturisasi tersebut dinilai penting mengingat kepengurusan sebelumnya dinilai belum berjalan maksimal, sehingga sejumlah program organisasi tidak dapat terlaksana secara optimal.
Ketua DPD ABPEDNAS Kaltim, Mugeni, menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat bergantung pada soliditas pengurus. Menurutnya, tujuan organisasi tidak akan tercapai apabila komunikasi, sinergi, dan kekompakan antar pengurus tidak berjalan dengan baik.
“Mustahil tujuan organisasi dapat tercapai apabila kepengurusan tidak berjalan baik, tidak ada komunikasi, tidak ada sinergitas, serta tidak ada kekompakan. Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran teman-teman pengurus pada Rapat III ini yang mencapai 37 orang dari total 41 anggota. Dalam agenda revisi kepengurusan ini, saya sepenuhnya menyerahkan tugas koordinasi kepada sekretaris untuk melakukan penataan dan evaluasi,” ujar Mugeni.
Tingginya tingkat kehadiran dalam rapat tersebut dinilai menjadi indikator bahwa mayoritas pengurus masih memiliki komitmen kuat untuk membangun organisasi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan anggota maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kalimantan Timur.
Dalam forum tersebut, Sapta Guspiani menyampaikan sejumlah usulan strategis untuk memperkuat struktur organisasi. Ia mengusulkan pembentukan koordinator wilayah (Korwil) guna membantu pelaksanaan tugas-tugas organisasi di lapangan.
Menurut Sapta, kondisi geografis Kalimantan Timur yang luas dan memiliki tantangan medan yang beragam membuat pembagian wilayah kerja menjadi kebutuhan yang mendesak.
“Saya mengusulkan agar dibentuk koordinator-koordinator wilayah untuk membantu tugas-tugas di lapangan. Kasihan ketua jika harus turun ke seluruh daerah secara langsung, sementara wilayah Kalimantan Timur sangat luas. Selain itu, untuk memaksimalkan keterlibatan BPD se-Kaltim, perlu dibuat kegiatan seperti bimbingan teknis (Bimtek) maupun seminar dengan mengundang seluruh ketua BPD kabupaten dan kota,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPD ABPEDNAS Kaltim, Samson George, melakukan evaluasi langsung terhadap susunan pengurus dengan meminta setiap anggota menyampaikan kesiapan mereka untuk tetap berada pada posisi saat ini atau berpindah ke bidang yang lebih sesuai dengan latar belakang dan kompetensinya.
Samson menegaskan bahwa revisi kepengurusan bukanlah upaya untuk mempermasalahkan kepengurusan lama, melainkan langkah organisasi untuk memastikan roda organisasi berjalan lebih efektif dan produktif.
“Saya tidak ingin membahas kepengurusan yang lama. Intinya, revisi kepengurusan ini dilakukan semata-mata untuk mengoptimalkan jalannya organisasi. Ada beberapa anggota yang tidak aktif dalam konsolidasi sehingga menghambat jalannya organisasi. Saya memberikan waktu selama satu minggu kepada seluruh anggota untuk menentukan sikap, apakah masih ingin melanjutkan pengabdian di organisasi atau tidak. Jika tidak, kami persilakan membuat surat pengunduran diri agar segera dapat dilakukan penggantian,” tegas Samson.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian peserta rapat karena menunjukkan komitmen pengurus dalam membangun organisasi yang lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada kinerja.
Menutup rapat, Ketua DPD ABPEDNAS Kaltim Mugeni kembali menegaskan bahwa revisi kepengurusan merupakan keputusan organisasi yang harus dijalankan demi kepentingan bersama. Ia meminta sekretaris segera menyusun komposisi kepengurusan yang lebih efektif dengan mengedepankan kader-kader yang aktif dan memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi.
“Revisi kepengurusan ini mutlak dilaksanakan. Saya meminta sekretaris untuk memperkuat organisasi dengan memaksimalkan potensi anggota yang hadir dan aktif saat ini. Organisasi harus diisi oleh orang-orang yang siap bekerja, berkomunikasi, serta menjalankan program secara nyata demi kemajuan ABPEDNAS Kalimantan Timur,” tegas Mugeni.
Rapat III DPD ABPEDNAS Kaltim ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi menuju struktur kepengurusan yang lebih solid, profesional, dan mampu mengakomodasi kebutuhan BPD di seluruh wilayah Kalimantan Timur secara lebih efektif.(Hms)
Samarinda, indcyber.com – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar rapat diskusi dan edukasi yang…
MENGAPA PEMBERI SUAP MELENGGANG BEBAS ? SAMARINDA, indcyber.com — Publik Kalimantan Timur kembali disuguhkan…
BONTANG, indcyber.com – Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan P. Suryanata, Gang Pemula, No.…
SAMARINDA, indcyber.com – Aliansi yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Hukum (IMPERIUM) menggelar aksi…
SAMARINDA, indcyber.com – Sebuah langkah berani sekaligus sarat kontroversi dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (Indonesian…
Pendaftaran dibuka mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2026 dengan kuota peserta terbatas. TANGERANG, indcyber.com…