Samri Shaputra Soroti Ketidaksesuaian Laporan LKPJ, DPRD Samarinda Telusuri Data OPD

Indcyber.com , Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, mengungkapkan adanya sejumlah ketidaksesuaian antara Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2024 dengan keterangan langsung dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini ia sampaikan usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang digelar di Ruang Rapat Gabungan Lt. 1 Gedung DPRD Samarinda, Rabu (16/4/2025), dan turut dihadiri oleh Panitia Khusus (Pansus) LKPJ.

Menurut Samri, proses evaluasi terhadap LKPJ merupakan bagian penting dalam fungsi pengawasan DPRD. “Dengan tugas-tugasnya, kita ini hanya melakukan cross-check terhadap laporan keterangan dari wali kota. Laporan itu memuat program kerja tahun 2024, dan kita ingin memastikan apakah yang dilaporkan benar-benar sesuai dengan realisasi di lapangan,” ujarnya kepada awak media.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan program kerja pemerintah daerah sejatinya dijalankan oleh OPD, bukan secara langsung oleh wali kota. Karena itu, klarifikasi dari masing-masing OPD diperlukan untuk menyinkronkan data yang tercantum dalam LKPJ.

Samri mencontohkan temuan sebelumnya, di mana laporan wali kota menyebutkan salah satu OPD telah menyerap anggaran hingga 90 persen. Namun, saat diverifikasi langsung kepada OPD terkait, ternyata realisasi serapannya hanya sekitar 60 persen.

“Ini yang harus kami luruskan. Kalau laporan serapan 90 persen, tapi realitasnya cuma 60 persen, berarti ada masalah dalam pelaporan. Jangan sampai ini jadi pola asal bapak senang, menyajikan data yang bagus-bagus saja tanpa akurasi,” tegasnya.

DPRD akan terus mengundang OPD secara bergiliran untuk mengkonfirmasi data dan menyamakan persepsi, agar LKPJ yang disampaikan benar-benar merepresentasikan kinerja pemerintah daerah secara objektif.

“Evaluasi ini penting, bukan hanya untuk akuntabilitas, tapi juga untuk membangun kepercayaan publik bahwa laporan kinerja pemerintah disusun berdasarkan fakta, bukan sekadar formalitas,” tutup Samri.

Reporter : Fathur | Editor : Awang  | ADV

Awang

Recent Posts

Mantapkan Program ‘Jaga Desa’, ABPEDNAS Kaltim Gelar Rapat Evaluasi dan Siap Koordinasi dengan Bupati

SAMARINDA, indcyber.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur bergerak…

2 hours ago

Rapat III DPD ABPEDNAS Kaltim Tegaskan Restrukturisasi Organisasi, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Kinerja Pengurus

Samarinda, indcyber.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur…

15 hours ago

Fakultas Kedokteran UMKT Gelar Silaturahmi dan Serap Aspirasi Bersama Ketua RT se-Kelurahan Sidodadi

Samarinda, indcyber.com – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar rapat diskusi dan edukasi yang…

22 hours ago

Proyek Rp1,2 Miliar Diduga “Dikondisikan”, Dalih Penipuan Dinilai Tak Bisa Hapus Unsur Tipikor

MENGAPA PEMBERI SUAP MELENGGANG BEBAS ?   SAMARINDA, indcyber.com — Publik Kalimantan Timur kembali disuguhkan…

3 days ago

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Bontang Baru Hangus Terbakar

BONTANG, indcyber.com – Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan P. Suryanata, Gang Pemula, No.…

6 days ago

Diduga Babat 11 Hektare Mangrove Tanpa PBG, PT Lima Dua Prosperindo Didemo IMPERIUM di DPMPTSP Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com – Aliansi yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Hukum (IMPERIUM) menggelar aksi…

6 days ago