Satgas PKH Pasang Plang Penertiban di Lahan Bekas Tambang Samboja Barat

SAMBOJA BARAT, indcyber.com – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) secara resmi melakukan pemasangan plang pengamanan di kawasan hutan negara yang berlokasi di Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Rabu (25/2/2026).

Langkah tegas ini menyasar lahan bekas tambang milik PT Borneo Bara Timur Mandiri (BBTM) dan CV Rahmat Nikmat. Operasi yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut diikuti oleh sekitar 20 personel gabungan yang tergabung dalam Satgas PKH.

Tegakkan Kedaulatan di Kawasan Hutan

Pemasangan plang ini bertujuan untuk menertibkan serta menguasai kembali aset hutan negara yang terindikasi dikuasai secara ilegal. Berdasarkan pemantauan di lapangan, terdapat aktivitas penggarapan lahan yang dilakukan di luar koordinat Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sah.

> “Kegiatan ini adalah bentuk penegakan hukum untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor kehutanan,” ujar salah satu perwakilan Satgas di lokasi.

>

Selain menyasar perambahan hutan, operasi ini juga bertujuan menekan angka pembalakan liar dan aktivitas penambangan tanpa izin (peti) yang kerap merusak ekosistem di wilayah Kutai Kartanegara.

Legalitas dan Dasar Hukum

Tindakan Satgas PKH ini didasari oleh Peraturan Presiden (Perpres) No. 5 Tahun 2025 tentang Pembentukan Satgas PKH. Regulasi ini memberikan mandat penuh kepada satgas untuk menindak perusahaan perkebunan maupun pertambangan yang kedapatan masuk ke dalam kawasan hutan negara tanpa izin operasional yang sesuai.

Sebagai informasi, data legalitas kedua perusahaan tersebut mencatat:

 * PT BBTM: Memiliki luas IUP 431,19 Ha (Masa berlaku: 08-09-2017 s/d 07-09-2027).

 * CV Rahmat Nikmat: Memiliki luas IUP 31 Ha (Masa berlaku: 20-02-2018 s/d 19-02-2028).

Meskipun keduanya memiliki izin resmi, pemasangan plang difokuskan pada area yang diduga kuat berada di luar konsesi yang telah ditetapkan atau masuk dalam zona hutan lindung negara.

Situasi Kondusif

Proses pemasangan plang di titik-titik krusial lahan bekas tambang tersebut berjalan aman dan lancar. Satgas PKH menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan tidak ada lagi aktivitas ilegal yang kembali beroperasi di kawasan yang telah disegel tersebut.(S/S)

indcyber

Recent Posts

Gelorakan Kedisiplinan, Komunitas Ihiyy Management Samarinda Gelar Kompetisi Baris-Berbaris Se-Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com– Guna memupuk rasa persatuan dan kedisiplinan di kalangan generasi muda, Komunitas Ihiyy Management…

1 day ago

ESDM Cabut Izin Operasi Puluhan Perusahaan Tambang Akibat Pembangkangan Administratif

JAKARTA, jndcyber.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengambil langkah ekstrem dengan menjatuhkan…

3 days ago

Tabrakan KM Meratus Konawe vs KM Spil Ratna di Muara Jawa, Bukti Bobroknya Pengawasan dan Dugaan Pelanggaran UU Pelayaran!

MUARA JAWA, indcyber.com – Tragedi hitam kembali mencoreng dunia pelayaran domestik. Kawasan perairan Kayu Mati,…

5 days ago

Pipa PDAM “Meledak” di Jl. Wahid Hasyim, Air Genangi Badan Jalan Saat Cuaca Cerah

SAMARINDA,indcyber.com – Warga di sekitar Jalan Wahid Hasyim II, tepatnya di depan Rumah Tahanan (Rutan)…

1 week ago

Perkuat Silaturahmi Lintas Budaya, Laskar Banjar Borneo Samarinda Siap Gelar Pelantikan 18 Mei Mendatang

Foto : Heri Sahrijal Ketua Umum Laskar Banjar Borneo Kaltim, menyampaikan undangan langsung ke Sultan…

1 week ago

KALTIM DALAM BAHAYA LATEN: Aliansi Rakyat Kibarkan Bendera Perlawanan Terhadap Gubernur!

Samarinda, indcyber.com - Gelombang kritik terhadap tata kelola pemerintahan di Kalimantan Timur kembali memanas. Ketua…

2 weeks ago