Categories: BERANDAKaltim

KALTIM DALAM BAHAYA LATEN: Aliansi Rakyat Kibarkan Bendera Perlawanan Terhadap Gubernur!

Samarinda, indcyber.com – Gelombang kritik terhadap tata kelola pemerintahan di Kalimantan Timur kembali memanas. Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Komando Garuda Sakti, Suryadi Nata bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa lanjutan pada 21 Mei 2026 dengan mengusung tema besar: “Kaltim Dalam Bahaya Laten.”

Koordinator lapangan aksi, Erly Sopiansyah menegaskan bahwa gerakan tersebut lahir dari keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dinilai semakin menggerus rasa keadilan publik.

“Ketidakadilan jangan dibiarkan. Perlawanan adalah kewajiban. Saatnya rakyat bersatu melawan dan menyuarakan kebenaran,” tegas Erly dalam keterangannya.

Nada lebih keras disampaikan Suryadi Nata. Ia menyerukan masyarakat agar tidak bungkam terhadap berbagai kebijakan dan kondisi yang menurut mereka merugikan kepentingan rakyat.

“Jangan diam saat Kaltim dirampas oleh kepentingan. Jangan takut bersuara untuk keadilan. Bersatu bergerak melawan,” ujarnya.

Sekretaris Koordinator, Sapta Guspiani, memastikan bahwa aksi ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang sudah jengah dengan kondisi daerah. Tanggal 21 Mei dipilih sebagai simbol momentum reformasi dan kebangkitan rakyat Kaltim untuk menuntut transparansi serta pertanggungjawaban hukum sang Gubernur.

Aksi tersebut disebut akan menjadi bentuk tekanan moral kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar lebih terbuka, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Massa aksi juga berencana membawa sejumlah tuntutan terkait pengawasan anggaran, tata kelola aset daerah, hingga dugaan ketimpangan kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Dalam negara demokrasi, kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum dijamin dalam Pasal 28E Undang-Undang Dasar 1945 serta diatur melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Namun demikian, setiap kritik dan tuduhan terhadap pejabat publik tetap harus disertai data, fakta, dan bukti agar tidak berubah menjadi fitnah atau pelanggaran hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait rencana aksi tersebut maupun berbagai kritik yang disampaikan kelompok massa aksi.(ST)

indcyber

Recent Posts

Mahakam Ulu Membara: Della Diduga Bermewah-Mewahan di Atas Derita Rakyat, Oknum Polisi Disebut Pesta Pora Lindungi Tambang Emas Ilegal

Mahulu. indcyber.com - Mahakam Ulu kembali menjadi sorotan panas. Di tengah jeritan masyarakat adat, rusaknya…

10 hours ago

Blunder Fatal Sarkowi: “Menepuk Air Terpercik Muka Sendiri,” Serang Wakil Gubernur demi Amankan Posisi?

SAMARINDA, indcyber.com – Ruang rapat konsultasi hak angket di DPRD Kaltim, Senin (4/5/2026), mendadak panas…

11 hours ago

SKANDAL CUCI KAIN: Narasi “Efisiensi” Pemprov Kaltim yang Melukai Akal Sehat Rakyat

SAMARINDA, indcyber.com – Di tengah himpitan ekonomi yang mencekik warga Kalimantan Timur, Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

11 hours ago

Duka di Balik Senyum Mandala: Potret Kepedulian Sekolah hingga Napas Terakhir sang Siswa

SAMARINDA, indcyber.com – Kepergian Mandala, seorang siswa kelas XI jurusan Pemasaran, meninggalkan duka mendalam bagi…

12 hours ago

SKANDAL PROYEK “SILUMAN” BALIKPAPAN: LKBH KOMANDO PUTRA ASLI KALIMANTAN DESAK PROSES HUKUM DPUPR KALTIM!

SAMARINDA, indcyber.com – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Provinsi Kalimantan Timur…

2 days ago

Dugaan Pelanggaran Etika dan UU ITE Oknum Anggota Dewan Masuk Meja Hijau BK

SAMARINDA, indcyber.com – Marwah institusi legislatif Kalimantan Timur kembali diguncang skandal etika. Rapat pembahasan Hak…

2 days ago