Adiyanto Adhi Kusumo, SVP Head of Marketing Circle Kalisumapa. (Foto: Fathur/indcyber.com)
Indcyber.com, Samarinda – Sebuah survei terbaru mengungkap bahwa lebih dari 50% generasi Z memiliki keinginan untuk bersedekah, terutama di bulan Ramadan. Namun, mereka cenderung mencari cara yang lebih praktis dan digital untuk beramal, seperti memindai QRIS atau menggunakan kartu kredit, dibandingkan cara konvensional seperti memasukkan uang ke dalam kotak amal.
Menjawab tren ini, Tri Indonesia menghadirkan program Sedekah Kuota, yang memungkinkan pelanggan berdonasi secara otomatis setiap kali membeli paket data. Dengan skema ini, pelanggan tetap menerima kuota secara penuh, sementara Indosat Tri yang akan menyalurkan tambahan kuota kepada sekolah-sekolah di daerah pelosok.
Dalam acara Media Update yang digelar pada Senin (11/3/2025),di Hotel Midtown Samarinda, Adiyanto Adhi Kusumo, SVP Head of Marketing Circle Kalisumapa, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan gaya hidup digital generasi muda yang ingin berkontribusi secara praktis.
“Sedekah kuota ini solusi praktis dan mudah. Cukup beli paket data, kuotanya langsung tersalurkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan, tanpa mengurangi jatah pelanggan,” ujar Adiyanto.
Ramadan juga menjadi momen peningkatan aktivitas digital. Laporan Tri Indonesia mencatat lonjakan trafik internet hingga 50% di berbagai wilayah, termasuk di Samarinda dan Kalimantan Timur. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya penggunaan internet untuk video call, gaming, dan streaming, terutama saat sahur dan menjelang berbuka puasa.
Untuk mendukung pendidikan digital di daerah terpencil, Tri Indonesia telah menyalurkan 1.000 router dan akses data 250 GB ke 588 sekolah pada tahun lalu. Bantuan ini memungkinkan murid dan guru mendapatkan akses internet gratis untuk kegiatan belajar-mengajar. Tahun ini, program akan kembali dilanjutkan dengan menyesuaikan jumlah kuota yang terkumpul dari partisipasi pelanggan.
“Kami ingin memastikan akses internet tidak hanya dinikmati di perkotaan, tetapi juga menjangkau sekolah-sekolah di pelosok. Dengan adanya program ini, kami berharap pendidikan digital semakin merata di seluruh Indonesia,” tambah Adiyanto.
Dengan inisiatif ini, Tri Indonesia berkomitmen memperluas akses digital hingga ke pelosok negeri, sejalan dengan visinya untuk memberdayakan masyarakat Indonesia melalui teknologi.
Reporter: Fathur
Jakarta, indcyber.com— Penetapan Terminal Khusus (Tersus) batubara milik PT Kideco Jaya Agung agar terbuka bagi…
Samarinda , indcyber.com— Sejumlah konsumen mengeluhkan layanan perbaikan kendaraan serta dugaan wanprestasi program promosi yang…
Anggana, indcyber.com – Sebuah tongkang pengangkut batu bara dilaporkan larut dan bergerak mendekati area permukiman…
SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap proyek revitalisasi Pasar Pagi Samarinda yang bernilai ratusan miliar rupiah…
SAMARINDA, indcyber.com— Praktik manipulasi dokumen dan perampasan hak atas aset Koperasi Karyawan Kalimanis kembali mencuat…
SAMARINDA, indcyber.com – Praktik ugal-ugalan dan kelalaian berat pengemudi truk ready mix (molen) kembali memakan…