Categories: BERANDAPARLEMENTARIA

WARGA LOA GAGAK DAN DESA KADANG IPIL TIDAK DIPERHATIKAN OLEH PEMERINTAH

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Masa Reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur guna menyerap aspirasi di Dapilnya masing-masing untuk awal tahun 2019 ini dimulakan tanggal 12 Februari sampai dengan 18 Februari 2019. 

Dengan masa reses tersebut seluruh anggota Dewan diharapkan dapat menampung seluruh aspirasi masyarakat Kaltim di Dapilnya masing masing secara maksimal, apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini.

Tak terkecuali dengan anggota Dewan dari Fraksi Demokrat yang juga wakil ketua Komisi IV Dr Yahya Anja, MH. Pada reses hari pertama kali ini Yahya Anja mengunjungi Desa Loa Gagak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Di Loa Gagak Yahya disambut hangat oleh tokoh dan masyarakat   terutama petani diwilayah tersebut, banyak keluhan warga Loa Gagak terutama masalah buruknya sistem saluran irigasi yang mengaliri persawahan warga yang mayoritas sebagai petani.

“Ini merupakan awal reses untuk hari ini mengunjungi Dapil saya Kutai Kartanegara dan pertama yang saya kunjungi adalah Loa Gagak, karena desa ini sangat minim perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.Masyarakat mengeluh buruknya sistem saluran irigasi yang mengairi persawahan mereka, berharap juga pupuk subsidi dari Pemkab, “ujar Yahya Anja via pesan Whatshappnya kepada indcyber.com,Selasa (12/02/2019).

Yahya mengatakan semua aspirasi masyarakat akan ditampung untuk selanjutnya akan disampaikan di Paripurna mendatang, Yahya Anja juga berjanji kepada masyarakat Loa Gagak akan terus berjuang demi kesejahteraan masyarakat di Dapilnya khususnya dan Kalimantan Timur umumnya.

Selain permasalahan tersebut diatas Yahya Anja juga mendapatkan keluhan dari tokoh dan warga setempat terkait infrastruktur jalan penghubung antara Loa Gagak dan ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara masih rusak parah, warga minta semenisasi jalan.

“Warga Loa Gagak juga menyampaikan ke saya jika selama ini janji Pemkab Kukar akan menyemenisasi jalanan hingga saat ini belum juga terealisasi, hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi saya yang duduk di Dewan untuk berjuang menganggarkan agar bisa tersemenisasi, “tegasnya.

Dihari yang sama Yahya Anja mengunjungi Desa Kadang Ipil, Kecamatan Kota Bangun. Lagi lagi Wakil rakyat yang satu ini mendapatkan keluhan dari masyarakat sekitar terkait masih kurang perhatiannya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap infrastruktur jalan sepanjang 18 kilometer rusak parah.

“Seperti halnya di Loa Gagak, warga di desa Kadang Ipil pun mengeluhkan jeleknya infrastruktur jalan yang memang perlu diperjuangkan agar mendapatkan anggaran dan bisa disemenisasi, saya akan terus memperjuangkan hak mereka agar roda perekonomian bisa berjalan lancar, “ungkap Yahya Anja kepada indcyber.com.

Reses kali ini benar benar dimanfaatkan oleh Yahya Anja yang merupakan salah satu Caleg DPR-RI nomor urut 7 dari Partai Demokrat Dapil Kaltim.

Yahya Anja sangat berharap baik kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara atau Pemprov Kaltim untuk memperhatikan apa yang telah disampaikan warga, baik itu perbaikan sistem irigasi, pupuk subsidi dan infrastruktur jalan serta sarana pendidikan di wilayah yang telah dikunjungi nya.

“Ini aset daerah, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten maupun Pemprov harus memperhatikan mereka mempromosikan hasil pertanian mereka, daripada beras impor kan lebih baik beras hasil petani di Kabupaten Kutai Kartanegara, Loa Gagak khususnya dipromosikan ke pusat agar mendapat perhatian dan tidak impor beras, “pungkas Yahya Anja.(sp)

Redaksi -

Recent Posts

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

12 hours ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

1 day ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

2 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

2 days ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

4 days ago

SKANDAL IUP PT WELARCO SUBUR JAYA:MENGULITI DUGAAN PIDANA DAN PERMAIANAN ADMINISRTASI DI KUTAI KARTANEGARA

SAMARINDA, indcyber.com — Sebuah dokumen investigasi bertanggal Desember 2017 bertajuk “Dugaan Perbuatan Melawan Hukum &…

4 days ago