Abdul Gafur Mas’ud :Yang Menolak Pembangunan Jembatan PPU-Balikpapan adalah Orang Katrok

Indcyber.com, Samarinda -Musrenbang Kaltim Tahun 2019 yang digelar pertama kali di era Pimpinan Isran Hadi sempat memanas karena Bupati Panajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kaltim menegur Pemkot Balikpapan yang tak serius membangun penyambungan Jembatan Pulau Balang ke kota minyak tersebut.

“Jadi mohon pemerintah pusat, pemerintah provinsi. Mungkin ditegur-tegur juga Balikpapan ini. Kayaknya Balikpapan ini ndak ikhlas menyambungkan Balikpapan dengan Panajam Paser Utara,” ujar Abdul Gafur Mas’ud saat berdialog di acara Musrenbang digelar Pemprov Kaltim di Lamin Etam Kantor Gubernur, Rabu (10/4/2019).

Musrenbang dihadiri Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Prof Dr. zudan Arif Fakrulloh serta dihadiri oleh seluruh Forkopimda se Kaltim.

Pada kesempatan Musrenbang tersebut, Abdul Gafur Mas’ud bahkan memakai uang pribadi menyewa helikopter untuk memantau pembangunan jembatan yang memiliki panjang 1.750 meter.

“Jembatan Pulau Balang sudah mulai menyambung dari PPU. Tetapi, tidak ada kegiatan sama sekali di Balikpapan. Saya sesekali menyewa helikopter melihat sendiri pak,” ujar Abdul Gafur Mas’ud kepada indcyber.com usai menghadiri Musrenbang Kaltim.

AGM menginginkan jembatan Pulau Balang lekas berfungsi. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian daerah agar arus barang seperti hasil pertanian dan perkebunan bisa dipasarkan.

“Suatu perekonomian bisa meningkat itu bukan karena program-program (Pemerintah). Tapi, bagaimana infrastruktur yang baik terkoneksi antara suatu Kabupaten Kota dengan Kabupaten Kota lainnya,” ujar Abdul Gafur.

Hingga 2 September 2018, jembatan pulau Balang progress pembangunan sudah mencapai 58,23. Dengan serapan dananya 60,48 persen dari total nilai kontrak Rp 1,33 triliun dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

AGM juga menyatakan dengan keras siapa saja yang menolak Pembangunan Jembatan PPU-Balikpapan itu Katrok.

“Ya siapa yang menolak pembangunan Jembatan yang menghubungkan antara Penajam Balikpapan itu orang Katrok dan tidak mau melihat Kaltim ini semakin maju khususnya Penajam Balikpapan, “pungkas AGM.(sp)

Redaksi -

Recent Posts

Skandal Aset IPA Loa Bakung: Perumda Tirta Kencana Samarinda Gunakan Aset Pemkot Tanpa Legalitas Penyertaan Modal, BUMD dan BPKAD Diduga Tabrak Aturan!

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik pengolahan dan komersialisasi air bersih di Kota Samarinda mendadak disorot tajam.…

1 hour ago

Dibalik Piala Bertabur Gelar: Ironi Penghargaan Pembangunan Kaltara dan Dugaan Pengabaian Hak Konstitusional Warga Krayan

TANJUNG SELOR, indcyber.com— Sebuah ironi besar tersaji dalam panggung pemerintahan Kalimantan Utara. Di saat Gubernur…

5 hours ago

Kereta Gantung Maut dan Pembiaran Kawasan Hutan: Menelusuri Potensi Pelanggaran Hukum Pemkab Kukar di Santan Ulu

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Pernyataan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang menolak membangun…

5 hours ago

MONUMEN KEGAGALAN DARI KUTAI BARAT: MANGKRAKNYA JEMBATAN ATJ MELAK DAN BANCAKAN UANG RAKYAT

SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…

1 day ago

SULAP JALUR HIJAU JADI BENTENG BISNIS ILEGAL: KULITI SKANDAL PERGUDANGAN TANPA IZIN DI SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…

1 day ago

Bobrok Pelayanan PDAM Samarinda: Warga Suryanata Menjerit, Hak Atas Air Bersih Diamputasi Bertahun-tahun

SAMARINDA , indcyber.com— Pelayanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda kembali mendapat…

2 days ago